Magetan-Pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) Tahun Anggaran 2026 di desa Dukuh, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, telah rampung 90 persen.
Proyek perbaikan saluran irigasi tersier ini dikerjakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) atau Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) setempat.
Ketua HIPPA Kusuma Jaya menyampaikan bahwa pengerjaan fisik berupa pasangan batu pada saluran sepanjang 278,441 meter ini dikerjakan langsung oleh warga sekitar.
Melalui pola swakelola partisipatif ini, para petani diberdayakan secara aktif guna mendongkrak perekonomian desa disela musim tanam.
” Alhamdulillah, saluran irigasi yang sebelumnya mengalami kerusakan dan sedimentasi kini sudah diperbaiki, dan sekarang jauh lebih lancar” ujarnya, Kamis (13/8/2026).
Bantuan dana dari anggaran APBN melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) terkait disalurkan langsung kepada rekening kelompok P3A/HIPPA secara bertahap senilai Rp 195.000.000. Pendampingan teknis juga dilakukan oleh Tenaga Pendamping Masyarakat (TPM) mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pelaporan administrasi.
Warga berharap, dengan optimalnya insfratruktur tata guna air irigasi ini, indeks pertanaman meningkat serta hasil panen para petani diwilayah tersebut kian melimpah demi mendukung ketahanan pangan nasional.
Pengurus desa juga menghimbau masyarakat untuk ikut mengawal proses perawatan fisik bangunan agar mutu saluran air tahan lama. (Va)




















