MAGETAN– Pemerintah Desa Geplak kecamatan Karas Magetan mengadakan tradisi kirab Napak Tilas dan Kirab Gunungan Pitulasan dengan menampilkan puluhan gunungan berisi hasil pertanian.
Acara ini digelar dalam rangka bersih desa serta menjadi bagian dari perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke-81, Rabu (26/8/2026).
Kirab Napak Tilas merupakan kegiatan menelusuri jalan yang diyakini sebagai bekas jalan yang dilalui pertama kali oleh Ki Panji Jekitut Wijoyokusumo ketika babad awal wilayah Desa Geplak.
Napak tilas yang diiringi dengan kirab gunungan menggambarkan ungkapan rasa syukur seluruh masyarakat Desa Geplak atas segala nikmat dan rezeki yang telah diterima Desa Geplak dari awal babad sampai saat ini.
Gunungan tersebut diisi oleh hasil pertanian, buah-buahan, sayur-sayuran, hingga bolu diarak keliling kampung menuju punden Panji Jeketut.
Arak-arakan ini juga dimeriahkan dengan musik tradisional dan pertunjukan seni budaya reog. Setelah tiba dilokasi punden, seluruh gunungan didoakan terlebih dahulu oleh sesepuh desa.
Usai doa bersama, puluhan gunungan tersebut dibawa kembali ke lapangan desa untuk dibagikan kepada warga yang hadir. Warga percaya bahwa mendapatkan bagian dari gunungan tersebut membawa berkah tersendiri.
Tradisi turun temurun ini dilaksanakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan hasil panen, sekaligus upaya melestarikan budaya warisan leluhur.
Kepala Desa Geplak menyampaikan apresiasi kepada warga yang antusias menjaga tradisi leluhur.
Kegiatan ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi agar generasi muda tetap mencintai budaya lokal, dan menjadi sarana untuk mengenang sejarah, menghormati leluhur, serta mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat Desa Geplak. (Va)




















