Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sidoarjo

Sidoarjo Dapat Dukungan Revitalisasi Pendidikan dan Penempatan PMI ke Jepang

×

Sidoarjo Dapat Dukungan Revitalisasi Pendidikan dan Penempatan PMI ke Jepang

Sebarkan artikel ini
Foto : Pemkab Sidoarjo mendapat dukungan program revitalisasi pendidikan dan penempatan PMI ke Jepang.

Republiknews.com, Sidoarjo.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mendapat dukungan program revitalisasi pendidikan hingga fasilitasi penempatan tenaga kerja migran dari Perpukadesi.

Kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi antara Bupati Sidoarjo H. Subandi dengan Sekjen Perpukadesi Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M. di Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemkab Sidoarjo memperoleh dukungan revitalisasi pendidikan sebanyak 21 kegiatan. Rinciannya meliputi pembangunan 10 ruang kelas baru pada tahun 2026 dan 11 ruang kelas pada tahun 2027. Selain itu, tersedia fasilitasi bagi 50 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang akan diberangkatkan ke Jepang.

Bupati Subandi menilai Perpukadesi menjadi contoh bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak berhenti meski kepala daerah telah purna tugas. Menurutnya, pengalaman dan jejaring para purnabakti masih mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

“Ini menunjukkan bahwa pengabdian tidak berhenti di masa jabatan. Justru setelah itu, kontribusi bisa tetap diberikan untuk masyarakat,” ujar Subandi.

Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan langkah konkret untuk mempercepat peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat Sidoarjo.
“Ini bukan sekadar program bantuan, tetapi bentuk kolaborasi nyata untuk memperkuat SDM dan meningkatkan kesejahteraan warga Sidoarjo,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Sidoarjo, Dwi Eko Saptono, menyebut program fasilitasi PMI ke Jepang menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja daerah. Ia memastikan proses penempatan akan berjalan sesuai prosedur resmi, aman, dan terlindungi.

Menurut Dwi Eko, dukungan Perpukadesi juga mencakup sektor pertanian dan peternakan sebagai bagian dari penguatan kualitas SDM secara menyeluruh. Pemkab Sidoarjo bersama Perpukadesi saat ini terus mempersiapkan pembekalan, uji kompetensi, dan kelengkapan administrasi bagi calon pekerja migran sebelum diberangkatkan.

“Program ini kami dorong sebagai upaya nyata untuk memperkuat kualitas SDM Sidoarjo agar mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga global,” ujar Dwi Eko.

Seluruh program tersebut direncanakan direalisasikan dalam dua gelombang pada 2026 dan 2027 sebagai bagian dari kesinambungan pembangunan daerah di Kabupaten Sidoarjo.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *