Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sukabumi

Proyek Revitalisasi SMPN 1 Cikakak Diduga Gunakan Baja Ringan Non-SNI, Kepala Sekolah Sulit Ditemui

×

Proyek Revitalisasi SMPN 1 Cikakak Diduga Gunakan Baja Ringan Non-SNI, Kepala Sekolah Sulit Ditemui

Sebarkan artikel ini

Sukabumi, Republiknews.com – Dugaan penyimpangan kembali muncul dalam proyek revitalisasi di SMPN 1 Cikakak, Kabupaten Sukabumi.

Selain kepala sekolah yang sulit ditemui untuk memberikan keterangan resmi, proyek dengan anggaran hampir satu miliar rupiah itu juga diduga menggunakan bahan bangunan di bawah standar, termasuk baja ringan yang tidak ber-SNI.

Selama beberapa kali kunjungan awak media ke sekolah, kepala sekolah tidak pernah berada di lokasi. Upaya konfirmasi pun berulang kali gagal. Situasi ini memperkuat dugaan bahwa ada informasi yang sengaja ditutupi terkait pelaksanaan proyek tersebut.

Satu-satunya pihak sekolah yang bersedia ditemui adalah Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Cecep Boris. Namun, ketika ditanya mengenai penggunaan baja ringan non-SNI, Cecep mengaku tidak memiliki informasi memadai, karena dirinya bukan bagian dari kepanitiaan.

Menurut pengakuannya, baja ringan yang digunakan dalam proyek tersebut disuplai oleh seseorang dari Desa Cikelat, Kecamatan Cisolok, namun Cecep mengaku tidak mengetahui nama, alamat, maupun nomor telepon pemasok tersebut.

“Yang saya tahu, baja itu disuplai orang Cikelat. Tapi saya tidak tahu namanya, alamatnya, termasuk nomor kontaknya,” ujar Cecep Boris saat ditemui.

Cecep juga menambahkan bahwa pihak sekolah tidak mengetahui bahwa material yang datang adalah baja ringan yang tidak berstandar SNI.

“Saya juga baru tahu setelah anda menanyakan. Sebelumnya belum pernah ada wartawan yang mempertanyakan soal SNI,” tambahnya.

Pengakuan ini menimbulkan pertanyaan besar mengenai mekanisme kontrol kualitas dalam proyek tersebut, mengingat anggaran revitalisasi mencapai Rp 991.000.000,00. Proyek yang menggunakan dana pemerintah seharusnya memastikan seluruh material memenuhi standar konstruksi.

Hingga saat ini, tim media masih berusaha mencari dan mengonfirmasi identitas pemasok baja ringan non-SNI tersebut untuk memperoleh keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, kepala sekolah belum memberikan penjelasan resmi, meski telah beberapa kali diupayakan untuk ditemui di sekolah.

Minimnya transparansi dan lemahnya pengawasan bahan bangunan membuat proyek revitalisasi SMPN 1 Cikakak semakin menjadi sorotan publik.

(Budi AF)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *