Sukabumi — republiknews.com – Pemerintah Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, kembali menorehkan capaian signifikan dalam upaya pembangunan infrastruktur dasar.
Setelah sukses mengerjakan pengaspalan di dua titik vital, yakni ruas Sukawayana–Cipeuteuy dan Rancaerang–Dayeuh Luhur, kini giliran ruas jalan Kampung Jamban menuju Pasir Bandera yang dirapikan melalui pekerjaan sand sheet.
Jalur ini merupakan salah satu akses penghubung antarkampung yang selama ini cukup memprihatinkan, terutama saat musim hujan.
Melalui peningkatan kualitas jalan tersebut, mobilitas warga menjadi lebih aman dan efisien, sekaligus membuka ruang tumbuh bagi sektor ekonomi lokal.
Kepala Desa Cikakak, H. Dede Mulyadi, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur bukan semata urusan teknis, melainkan bagian dari tanggung jawab moral seorang pemimpin terhadap masyarakat yang dipimpinnya.
“Bagi kami, jalan bukan hanya soal menghubungkan titik A ke titik B. Ini adalah sarana untuk membuka peluang, memperpendek jarak antara harapan dan kenyataan.
Kami berupaya agar tidak ada lagi wilayah yang merasa tertinggal atau luput dari perhatian. Setiap jengkal desa ini penting, dan itulah yang mendorong kami untuk bekerja dengan sepenuh hati,” ujar H. Dede Mulyadi.
Ia juga menyampaikan bahwa proses pembangunan di desa hanya bisa berjalan baik apabila didukung oleh tata kelola yang transparan serta kolaborasi yang erat antara pemerintah desa, pelaksana kegiatan, dan masyarakat.
Hal senada disampaikan oleh Ketua Tim Pengelola Kegiatan (TPK), Muhtar Aziz, yang menyebutkan bahwa pekerjaan sand sheet ini merupakan hasil dari sinergi antara perencanaan matang, pengawasan ketat, dan semangat kerja tim yang terorganisir.
“Setiap proyek fisik adalah cerminan dari niat baik yang diwujudkan melalui kerja kolektif. Dalam pekerjaan ini, kami tidak hanya berfokus pada hasil akhir, tetapi juga memastikan prosesnya akuntabel dan berkualitas.
Keterlibatan masyarakat dalam setiap tahapan menjadi modal sosial yang sangat berharga,” ujar Muhtar.
Muhtar juga menambahkan bahwa tantangan teknis di lapangan mampu diatasi berkat komunikasi yang intens dan prinsip kehati-hatian yang diterapkan timnya.
Dengan selesainya pekerjaan ini, Desa Cikakak kembali menunjukkan konsistensinya dalam mengelola pembangunan secara berkesinambungan dan berakar pada kebutuhan riil masyarakat.
Ke depan, Pemdes berkomitmen melanjutkan program-program strategis yang menyentuh langsung kepentingan publik dengan tetap mengedepankan integritas dan kebermanfaatan.
(Budi.AF)



















