Sukabumi – republiknews.com — Pekerjaan pemasangan plafon, kusen, dan pintu di SDN 2 Cikembar telah rampung 100 persen.
Capaian ini menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan sarana pendidikan tersebut, meskipun progres pembangunan secara keseluruhan masih berada di angka antara 60 s/70 persen saat itu.
Selain mengejar ketuntasan pekerjaan, aspek mutu material dan ketelitian pemasangan menjadi perhatian penting dalam proses pengerjaan.
Hasil pemasangan yang rapi dan presisi turut memberikan nilai tambah pada tampilan bangunan sekolah yang kini terlihat semakin megah, meskipun prose pembangunan masih terus berlangsung.
Rizal, salah seorang guru yang tergabung dalam Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan(P2SP), menyampaikan hal itu saat di temui di lokasi pekerjaan pada pekan lalu.
Menurut Rizal, pemasangan plafon, kusen, dan pintu merupakan pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus serta ketelitian tinggi.
Karena itu, pemilihan tenaga ahli dan penyediaan material yang sesuai menjadi bagian penting untuk menunjang kualitas hasil akhir.
Dalam pelaksanaannya, pihak sekolah mempercayakan penyediaan material sekaligus tenaga ahli kepada Bapak Zenal.
Selain berperan sebagai pemasok bahan, Zenal juga menyediakan tenaga ahli di bidangnya yang bertugas sebagai leader untuk mengarahkan proses pemasangan.
Sementara itu, tenaga kerja lainnya melibatkan warga setempat yang telah terbiasa mengerjakan pekerjaan tersebut.
“Pekerjaan ini memang membutuhkan keahlian khusus. Karena itu, saya memilih Bapak Zenal sebagai pemasok bahan sekaligus penyedia tenaga ahli di bidangnya yang bertugas sebagai leader. Adapun tenaga kerja lainnya kami libatkan dari warga setempat,” ujar Rizal.
Ia mengaku puas setelah pekerjaan pemasangan plafon, kusen, dan pintu rampung.
Menurutnya, distribusi material yang lancar, mutu bahan yang menjadi perhatian, serta pemasangan yang presisi merupakan faktor penting dalam menghasilkan pekerjaan yang rapi dan sesuai dengan kebutuhan bangunan.
“Kami sangat puas dengan hasil kerja beliau. Distribusi barang berjalan lancar dan pemasangannya presisi.
Hasilnya terlihat rapi, sehingga bangunan sekolah kami tampak semakin megah meskipun pembangunan secara keseluruhan belum selesai,” ungkapnya.
Penyelesaian pekerjaan ini juga memperlihatkan pentingnya perpaduan antara ketersediaan material, keterampilan tenaga ahli, dan keterlibatan tenaga kerja lokal.
Ketiganya menjadi bagian yang saling mendukung dalam pelaksanaan pekerjaan, khususnya pada bagian bangunan yang membutuhkan ketepatan ukuran dan kerapian pemasangan.
Di sisi lain, pelibatan warga setempat memberikan kesempatan bagi masyarakat sekitar untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan fasilitas pendidikan di lingkungannya.
Dengan demikian, pelaksanaan pekerjaan tidak hanya berfokus pada hasil fisik bangunan, tetapi juga melibatkan potensi tenaga kerja lokal.
Saat ini, pembangunan SDN 2 Cikembar secara keseluruhan masih terus berjalan dengan progres antara 60 s/d 70 persen.
Pihak pelaksana diharapkan menuntaskan sejumlah tahapan pekerjaan lainnya sesuai rencana dengan tetap memperhatikan mutu material, kualitas pengerjaan, serta kerapian hasil akhir.
Rampungnya pemasangan plafon, kusen, dan pintu menjadi salah satu perkembangan nyata dalam proses pembangunan tersebut.
Dengan hasil pekerjaan yang dinilai memuaskan, tampilan bangunan sekolah pun semakin terbentuk, mendekati wujud akhir yang diharapkan untuk menunjang kenyamanan kegiatan belajar mengajar.
(Roy/Andika)
KLARIFIKASI DAN PERMOHONAN MAAF
republiknews.com – Sehubungan dengan pemberitaan mengenai pembangunan SDN 2 Cikembar, kami menyampaikan klarifikasi bahwa pekerjaan pemasangan plafon dan kusen, termasuk material serta pemasangannya, merupakan tanggung jawab pihak lain dan bukan bagian dari pekerjaan yang dimaksud dalam pemberitaan tersebut.
Kami memohon maaf atas terjadinya kesalahan informasi (misinformasi) yang dapat menimbulkan kesalahpahaman.
Klarifikasi ini disampaikan agar informasi yang beredar dapat diluruskan dan dipahami sebagaimana mestinya.
Terima kasih atas perhatian dan pengertiannya. *red




















