MOJOKERTO , republiknews.com.— Satuan Lalu Lintas Polres Mojokerto Kota memperkuat komunikasi dan kemitraan dengan insan pers melalui kegiatan Media Gathering yang digelar di Aula Hayam Wuruk Mapolres Mojokerto Kota, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Sinergi Bermedia, Ciptakan Lalu Lintas Berbudaya”. Forum ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus komunikasi antara jajaran kepolisian dan media dalam membangun penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya berkaitan dengan keamanan dan keselamatan berlalu lintas.
Kapolres Mojokerto Kota AKBP Herdiawan Arifianto, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa keberadaan media memiliki peran penting dalam membantu kepolisian menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat.
Menurutnya, media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai berita, tetapi juga dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi mengenai aturan berlalu lintas, keselamatan berkendara serta pentingnya membangun budaya tertib di jalan raya.
“Ini merupakan ramah tamah dengan rekan-rekan media yang selama ini sangat mendukung kami melalui berbagai pemberitaan dan penyampaian informasi kepada masyarakat,” ujar Herdiawan dalam kegiatan tersebut.
Ia berharap komunikasi antara kepolisian dan media dapat terus terjaga sehingga informasi yang diterima masyarakat bersifat akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam kesempatan itu, Kapolres juga memperkenalkan sejumlah pejabat utama Polres Mojokerto Kota yang nantinya akan lebih sering berkomunikasi dengan media. Hal tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi, terutama ketika media membutuhkan klarifikasi maupun informasi terkait suatu peristiwa.
Sejumlah pejabat yang diperkenalkan antara lain Kasi Propam, Kasat Narkoba, Kasat Reskrim, Kasat Binmas, Kasat Lantas, Wakapolres, Kabag Ops, Kasat Intelkam serta Kanit Laka.
Perkenalan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun pola komunikasi yang lebih terbuka antara kepolisian dengan insan pers. Dengan komunikasi yang baik, informasi mengenai berbagai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat disampaikan secara lebih cepat dan tepat.
Herdiawan mengatakan, selama kurang lebih satu tahun berinteraksi dengan media, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto Kota secara umum berada dalam kondisi aman dan kondusif.
Menurutnya, kondisi tersebut tidak terlepas dari peran masyarakat, termasuk dukungan media dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Ia menilai pemberitaan yang akurat, berimbang dan tidak menimbulkan keresahan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar sekaligus menjaga suasana tetap kondusif.
Dalam konteks lalu lintas, sinergi tersebut juga diharapkan mampu mendorong peningkatan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan.
Edukasi mengenai keselamatan berkendara dinilai perlu dilakukan secara berkelanjutan karena budaya tertib berlalu lintas tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Media memiliki ruang yang luas untuk membantu menyebarluaskan pesan keselamatan, mulai dari penggunaan perlengkapan keselamatan, kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan, hingga pentingnya mengutamakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Melalui pemberitaan yang informatif dan edukatif, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kepentingan bersama.
Kapolres Mojokerto Kota juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers yang selama ini turut mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat. Ia berharap hubungan yang telah terbangun dapat terus dipelihara melalui komunikasi dan kolaborasi yang positif.
“Kami berharap kolaborasi yang baik ini terus berlangsung dengan baik,” pungkas Herdiawan.
Media Gathering tersebut menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan media di wilayah Mojokerto Raya.
Dengan komunikasi yang terjalin secara berkesinambungan, kedua pihak diharapkan dapat bersama-sama menghadirkan informasi yang faktual sekaligus mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di tengah masyarakat.
(AHF)




















