Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sukabumi

Ketika Ego Pejabat Menyamakan Silaturahmi dengan Salaman Singkat

×

Ketika Ego Pejabat Menyamakan Silaturahmi dengan Salaman Singkat

Sebarkan artikel ini

Sukabumi – republiknews.com – Ada pepatah lama: mulutmu harimaumu. Sayangnya, sebagian pejabat masih belum paham betul makna kalimat itu.

Mereka pikir silaturahmi bisa disulap sesingkat jabatan tangan.

Kisahnya sederhana. Seorang rekan wartawan datang hendak bersilaturahmi, kepada seorang kepala sekolah berinisial H.S. di Pelabuhan ratu.

Tidak membawa daftar pertanyaan, tidak pula membawa agenda investigasi. Tujuannya hanya satu: membangun hubungan baik.

Begitu tangan dijabat, H.S. bertanya:
“Mau ada apa?”

Wartawan tersenyum, lalu menjawab:
“Tidak ada apa-apa, Pak. Hanya silaturahmi.”

Jawaban balik H.S. justru bikin alis terangkat,
“Ya udah, kan sekarang silaturahminya sudah. Kita sudah berjabat tangan, selesai.”

Begitu ringan diucapkan, tapi begitu berat akibatnya. Silaturahmi dipersempit jadi sekadar salaman.

Padahal, esensinya jauh lebih luas,  membuka pintu komunikasi, menanamkan rasa hormat, dan menjaga hubungan sosial.

Inilah contoh klasik ego pejabat yang lebih tinggi dari menara jam kantor. Komunikasi publik pun ambruk seketika, karena pintu dialog ditutup dengan kalimat sinis.

Masyarakat akhirnya membaca bukan sekadar berita silaturahmi, melainkan berita negatif tentang arogansi jabatan.

Pejabat yang semestinya jadi teladan, justru jadi contoh buruk komunikasi.

Wartawan yang datang dengan niat baik, malah dipulangkan dengan sindiran halus yang lebih dingin daripada AC ruang kerja.

Silaturahmi tidak bisa direduksi jadi formalitas. Ia adalah jembatan sosial.

Tapi bagi sebagian pejabat, cukup jabat tangan lalu usir halus dengan kalimat, “Sudah ya, selesai.”

Kalau begini terus, jangan salahkan wartawan bila akhirnya menulis,
Berita negatif walaupun minor tanpa skandal besar dan kasus hukum, tapi bisa membuat dia malu.

(Roynaldi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *