10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Jabat Tangan di Juanda, Danrem Bhaskara Jaya Lepas Susilo Bambang Yudhoyono dengan Kehangatan

×

Jabat Tangan di Juanda, Danrem Bhaskara Jaya Lepas Susilo Bambang Yudhoyono dengan Kehangatan

Sebarkan artikel ini
Foto : Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir jabat tangan di Juanda melepas keberangkatan Susilo Bambang Yudhoyono di VVIP Room Pemprov Jatim.
Foto : Danrem 084/BJ Brigjen TNI Kohir jabat tangan di Juanda melepas keberangkatan Susilo Bambang Yudhoyono di VVIP Room Pemprov Jatim.

Surabaya , republiknews.com.– Sebuah jabat tangan terkadang mampu menyampaikan lebih banyak daripada rangkaian kata. Kehangatan dan penghormatan itu terlihat saat Danrem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir melepas keberangkatan Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di VVIP Room Pemprov Jatim, Bandara Internasional Juanda, Surabaya, Jumat (18/9/2026).

Momen tersebut menjadi penutup kunjungan SBY ke Surabaya dalam rangka Pameran Tunggal Lukisan. Brigjen TNI Kohir hadir bersama sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Timur, Dandim, serta Kapolres Sidoarjo. Suasana berlangsung sederhana, akrab, namun tetap sarat penghormatan.

Bagi Danrem Kohir, kunjungan SBY menghadirkan makna yang lebih luas dari sekadar sebuah agenda pameran. Di balik karya-karya yang dipamerkan, terdapat perjalanan pengalaman, gagasan, dan refleksi seorang tokoh bangsa yang dituangkan melalui bahasa seni.

“Pameran ini menjadi momentum yang istimewa karena mempertemukan perjalanan pengabdian dengan karya seni. Kami menyambut dan menghormati kehadiran Bapak Susilo Bambang Yudhoyono di Surabaya. Semoga karya-karya beliau dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat,” ujar Brigjen TNI Kohir.

Menurutnya, seni memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan secara lebih dekat dan menyentuh. Sebuah lukisan bukan sekadar perpaduan warna dan bentuk, melainkan dapat menjadi cermin pengalaman, pemikiran, maupun perasaan yang ingin dibagikan kepada orang lain.

Danrem juga menilai ruang seni dan budaya memiliki arti penting bagi generasi muda. Di tengah perubahan zaman, kreativitas, karakter, dan kemampuan melihat kehidupan dari berbagai sudut pandang perlu terus dikembangkan. Karena itu, karya seni dapat menjadi salah satu jembatan untuk menanamkan nilai-nilai positif secara lebih humanis.

“Semoga pameran ini meninggalkan kesan positif bagi masyarakat Jawa Timur dan menjadi inspirasi untuk terus berkarya. Semoga silaturahmi yang terjalin tetap terjaga dan semangat berkesenian dapat mendorong generasi muda untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi bangsa,” pungkas Brigjen TNI Kohir.

(AHF/Penrem 084/BJ)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *