10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

HEMAT HINGGA 40%! BUPATI SUBANDI DORONG PERLUASAN JARINGAN GAS, WARGA SIDOARJO LEGA BERKURANG BEBAN BIAYA GAS

×

HEMAT HINGGA 40%! BUPATI SUBANDI DORONG PERLUASAN JARINGAN GAS, WARGA SIDOARJO LEGA BERKURANG BEBAN BIAYA GAS

Sebarkan artikel ini
Foto : Kepala staf kepresidenan Dudung Abdurachman di dampingi Bupati Sidoarjo,H.Subandi .

SIDOARJO , republiknews.com.— Kabar gembira bagi ribuan rumah tangga di Kabupaten Sidoarjo. Program Jaringan Gas (Jargas) Bumi yang digagas pemerintah pusat resmi beroperasi dan dinilai mampu memangkas pengeluaran energi rumah tangga hingga 40 persen. Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn. mendorong agar program ini terus diperluas demi kesejahteraan masyarakat luas.

Pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan gas memasak kini jauh lebih ringan bagi ribuan warga Sidoarjo. Program Jaringan Gas (Jargas) Bumi resmi diresmikan dan mulai beroperasi di Desa Kalipecabean, Kecamatan Candi, Jumat (18/9/2026).

Program ini terbukti mampu menekan biaya energi hingga 40 persen dibandingkan penggunaan tabung LPG konvensional.

Peresmian dihadiri langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan RI Jenderal TNI (Purn) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, didampingi Bupati Sidoarjo H. Subandi, S.H., M.Kn., beserta jajaran pemerintah daerah dan kementerian terkait.

Bupati Subandi menyampaikan apresiasi dan terima kasih mendalam kepada pemerintah pusat atas dukungan program yang sangat dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, saya mengucapkan terima kasih atas bantuan program Bapak Presiden yang telah diterima Kabupaten Sidoarjo terkait Jargas untuk masyarakat Sidoarjo,” ujar Bupati Subandi.

Kabupaten Sidoarjo saat ini mendapatkan 7.223 Sambungan Rumah (SR) yang tersebar di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Waru dan Kecamatan Candi. Penghematan yang dirasakan sangat nyata: rumah tangga yang biasanya menghabiskan Rp60.000–Rp65.000 per bulan untuk tiga tabung LPG, kini cukup membayar Rp30.000–Rp35.000 per bulan dengan jargas.

“Berarti, dengan menggunakan jargas ini bisa irit hingga 40 persen. Jadi, kami berharap terus dilanjutkan karena program ini untuk kerakyatan, program yang berdampak langsung kepada rakyat,” tegasnya.

Bupati Subandi pun menargetkan perluasan jaringan gas. Pemkab berencana mengusulkan pembangunan jargas di wilayah Krian termasuk Tropodo dengan total sekitar 10.500 Sambungan Rumah. Bahkan, beliau berharap tahun 2027 Sidoarjo kembali mendapat alokasi program serupa.

“Mudah-mudahan dengan doa, terutama doa masyarakat Kabupaten Sidoarjo, insya Allah tahun 2027, Sidoarjo mendapatkan program jargas lagi,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengapresiasi kinerja Pemkab Sidoarjo yang dinilai mempercepat pelaksanaan program hingga berjalan lancar dalam waktu singkat. Beliau juga menegaskan dua hal penting:

“Pemasangan jaringan pipa itu gratis dan tanpa biaya. Kalau ada oknum yang memanfaatkan situasi ini, segera dilaporkan,” tegas Dudung.

Beliau juga meminta PT PGN senantiasa menjaga keandalan pasokan gas dan kualitas layanan seiring bertambahnya pelanggan.

Warga pun menyambut gembira kehadiran program ini. Linda, warga Desa Kalipecabean, mengaku pengeluaran gasnya turun drastis dari sekitar Rp70.000 per bulan menjadi hanya Rp40.000–Rp45.000 per bulan. “Sekarang, dengan adanya jaringan gas, irit sampai setengahnya,” ungkap Linda dengan senang hati.

Program jargas bukan sekadar soal penghematan biaya, tetapi juga kemudahan pasokan gas yang stabil dan terus mengalir tanpa perlu beli dan ganti tabung. Harapannya, manfaat ini makin merata ke seluruh pelosok Sidoarjo demi kesejahteraan rakyat yang lebih baik.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *