Example floating
Example floating
Sidoarjo

Hindari Kesan Angker, Ketua dan Pengurus Yayasan Baitussalam, Hias Tembok Makam dengan Cat Warna-Warni

×

Hindari Kesan Angker, Ketua dan Pengurus Yayasan Baitussalam, Hias Tembok Makam dengan Cat Warna-Warni

Sebarkan artikel ini
Caption Foto: Ketua Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri Rofik Hari Utomo beserta Pengurus Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri sedang melaksanakan kegiatan mengecat dinding makam.

Republiknews.com,Sidoarjo – Selama ini kompleks permakaman identik dengan suasana angker dan menakutkan. Dinding makam yang umumnya berwarna putih membuat siapa pun yang berada di permakaman merasakan hal mengerikan, yang membuat bulu tengkuk serasa berdiri.

Namun, tidak demikian halnya permakaman umum di Tani Nelayan, Desa Pepe, Kecamatan. Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Di sini, Ketua Yayasan Baitussalam beserta pengurus Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri bahu membahu mengecat dinding tembok makam dihias menggunakan cat warna-warni.

Ide ini berasal dari Alex Sudanto agar dinding tembok makam biar kelihatan bagus dengan dicat warna-warni.

“Pengurus- pengurus itu ada yang bilang, ‘Bagus juga kalo dinding makam dicat warna-warni kata Ketua Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri Rofik Hari Utomo , saat ditemui di permakaman, Minggu (25/5/2025).

Meski begitu, pengecatan dinding makam tidak dilakukan sembarangan. Para pengurus itu tak berani mengecat dinding makam asal-asalan.

” Diwarna-warni dengan motif-motif yang bagus dan tidak asal gambar biar tidak ada yang komplain,” ujar Alex.

Semua Pengecatan dilakukan Alex,Ketua Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri dan 7 pengurus Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri . Proses pengerjaan diselesaikan seharian .

Menurut keterangan salah satu pengurus , Nia ,pengurus di yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri memiliki semangat yang tinggi dalam melakukan kegiatan ini. “Sampai pukul 15.00 WIB mereka mengecat makam,” tutur Nia.

Bahkan, Alex malah menyebut ia,Ketua Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri Rofik Hari Utomo,serta pengurus Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri mengerjakannya hingga menjelang Ashar.

“Pengerjaannya sampai pukul 15.00 sore,dan akan dilanjutkan lagi kalau ada waktu lagi” ujar Alex.

Ide yang terbilang tidak biasa ini ternyata mendapat dukungan dari masayarakat setempat.

Dukungan diberikan dalam berbagai bentuk. Ada yang memberikan semangat melalui lisan, ada pula beberapa warga yang menyumbang makanan saat Ketua Yayasan Baitussalam Pondok Sedati Asri,Rofik Hari Utomo,dan pengurus mengecat dinding makam.

“Malah menyambut dengan dukungan positif,” ujar Alex. Ia menyebutkan, tujuan awal menghias dinding makam adalah untuk memperindah area yang biasanya ditakuti oleh sanak saudara,ahli waris makam,serta anak-anak.

“Ya kami warnai sendiri, karena kalau menyuruh orang lain atau tukang ,ongkosnya mahal. Kami warnai sendiri, nanti dibuat warna sendiri yang ngejreng-ngejreng,” ucapnya.

(AHF)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *