Republiknews.com,SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, mengajak seluruh generasi muda di wilayahnya untuk aktif menyampaikan aspirasi, masukan maupun berbagai persoalan yang dihadapi kepada pemerintah melalui wadah komunikasi yang tersedia, salah satunya melalui kegiatan Ruang Kebersamaan.
Ajakan tersebut disampaikan Mimik saat menghadiri kegiatan Ruang Kebersamaan yang digelar di Pendopo Balai Desa Kebaron, Kecamatan Tulangan, Sabtu (9/5/2026) malam. Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus tempat berdialog secara langsung antara masyarakat, kaum muda, dan jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Mimik mengaku sangat senang dan mengapresiasi antusiasme yang ditunjukkan oleh masyarakat, khususnya anak muda dan ibu-ibu yang hadir memenuhi lokasi acara. Menurutnya, semangat kebersamaan dan kepedulian yang terlihat harus terus dipelihara dan dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan hanya terjadi pada momen ini saja.
“Saya sangat senang melihat semangat anak-anak muda dan ibu-ibu yang hadir malam ini. Kegiatan seperti ini jangan hanya berlangsung hari ini saja, tetapi harus terus berlanjut ke depannya,” ucap Mimik.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah berkontribusi dan mendukung terselenggaranya acara tersebut. Mulai dari Camat Tulangan beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka), Pelaksana Tugas Kepala Desa Kebaron, panitia penyelenggara, hingga organisasi kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan Karang Taruna setempat.
Lebih lanjut, Mimik menekankan bahwa forum seperti Ruang Kebersamaan memiliki peran yang sangat strategis. Sebab, inilah wadah yang memungkinkan masyarakat berbicara langsung kepada pemerintah mengenai apa yang mereka rasakan, butuhkan, dan harapkan. Tanpa adanya saluran aspirasi yang lancar, penyelenggaraan pemerintahan tidak akan dapat berjalan secara efektif dan tepat sasaran.
“Forum seperti ini sangat penting karena menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan keluhannya kepada pemerintah. Kalau masyarakat tidak bisa menyampaikan aspirasinya, maka pemerintahan tidak akan berjalan dengan baik,” tegasnya.
Terkait kemajuan zaman, Mimik juga menyinggung pesatnya perkembangan teknologi informasi dan media sosial yang kini semakin memudahkan masyarakat dalam melaporkan keluhan atau mengajukan aduan pelayanan publik. Meski begitu, ia mengingatkan agar pelayanan dasar yang berada di tingkat desa tetap berjalan maksimal sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Sekarang masyarakat memiliki banyak cara untuk menyampaikan keluhan, termasuk melalui media sosial. Ini menjadi evaluasi bersama agar pelayanan pemerintah desa dapat berjalan lebih baik sesuai kapasitas dan tanggung jawabnya,” tambahnya.
Di akhir keterangannya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan generasi muda dan seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dilakukan sebagai langkah nyata untuk memperkuat hubungan komunikasi, meningkatkan partisipasi publik, serta mendorong kualitas pelayanan pemerintahan yang semakin baik bagi warga Sidoarjo.
(AHF/Kominfo Sidoarjo)




















