10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
ManggaraiNTT

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kerusakan Bangunan Mulai Dilaporkan

×

Gempa M7,7 Guncang NTT, Kerusakan Bangunan Mulai Dilaporkan

Sebarkan artikel ini

NTT – Republiknews.com. Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi, sekitar pukul 04.58.24 WIB.

Berdasarkan data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo M7,7, dengan pusat gempa berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 15 kilometer.

Sebelumnya, BMKG mencatat gempa tersebut dengan magnitudo M7,0 pada pukul 04.58.23 WIB, sebelum parameter gempa diperbarui menjadi M7,7.

Gempa tersebut kemudian memicu peringatan dini tsunami.

BMKG memperkirakan gelombang tsunami tiba di sejumlah wilayah NTT mulai sekitar pukul 05.02 WIB, termasuk Manggarai bagian utara dan Ngada bagian utara, kemudian Ende sekitar pukul 05.05 WIB dan Flores Timur sekitar pukul 05.15 WIB.

Dalam pemantauan BMKG, tsunami memang terdeteksi di sejumlah lokasi. Gelombang tertinggi yang tercatat mencapai 0,94 meter di Maurole, Ende, pada pukul 05.27 WIB.

Gelombang juga tercatat di Pelabuhan Kewapante-Sikka 0,38 meter pada pukul 05.16 WIB, Labuan Bajo 0,36 meter pada pukul 05.26 WIB, serta Flores Timur 0,25 meter pada pukul 05.24 WIB.

Sementara itu, laporan awal dari sejumlah wilayah menyebut adanya kerusakan bangunan akibat guncangan.

Di Mbay, Kabupaten Nagekeo, sejumlah bangunan dilaporkan mengalami kerusakan.

Di Maumere, Kabupaten Sikka, ruang tunggu Pelabuhan Maumere juga dilaporkan ambruk.

Warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri.

Hingga laporan ini disusun, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa.

Namun, pendataan terhadap dampak gempa, kondisi bangunan, serta kemungkinan adanya korban masih berlangsung di sejumlah wilayah terdampak.

BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami berakhir pada pukul 07.31 WIB.

Masyarakat tetap diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, khususnya terkait gempa susulan maupun kondisi di wilayah pesisir.

Informasi mengenai jumlah kerusakan dan kondisi korban dapat berubah seiring proses pendataan dan laporan dari lapangan.

(Red)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *