10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Magetan

Dinas PUPR Magetan Melalui Bidang SDA Kebut Rehabilitasi Jaringan Irigasi Avour Saluran Gangging

×

Dinas PUPR Magetan Melalui Bidang SDA Kebut Rehabilitasi Jaringan Irigasi Avour Saluran Gangging

Sebarkan artikel ini

MAGETAN– Pemerintah Daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bidang Sumber Daya Air (SDA) resmi memulai proyek rehabilitasi jaringan irigasi avour saluran gangging.

Langkah ini diambil guna memulihkan fungsi optimal saluran pembuang (avour) sekaligus menjamin kelancaran distribusi air ke ratusan hektare lahan pertanian warga.

Selama ini saluran gangging memegang peran krusial dalam sistem drainase dan irigasi pertanian diwilayah sekitarnya.

Namun, akibat sedimentasi lumpur, serta tumpukan material sampah, kapasitas tampung saluran tersebut menyusut drastis.

Dampaknya, para petani kerap mengalami kesulitan air saat musim kemarau dan dibayangi risiko luapan banjir ketika intensitas hujan tinggi.

Kepala Dinas PUPR melalui kepala bidang SDA Yuli K. Iswahyudi menjelaskan bahwa intervensi fisik pada saluran gangging ini difokuskan pada pembangunan saluran irigasi avour guna menjaga kapasitas tampung dan kelancaran pembuangan air berlebih agar tidak menimbulkan genangan atau banjir backwater yang dapat merusak infrastruktur irigasi dan lahan pertanian di hilir.

” Warga yang didaerah hilir diharapkan mau membuat sumur resapan untuk mengurangi genangan air dikala curah hujan tinggi” katanya, Jumat (28/8/2026).

Proyek yang ditargetkan selesai dalam waktu 120 hari kalender ini didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD), dikerjakan oleh CV Karya Muda, dengan nilai kontrak Rp. 379.405.000,00 (tiga ratus tujuh puluh sembilan juta empat ratus lima ribu rupiah).

Pemulihan fungsi ini diharapkan dengan dibangunnya saluran ini bisa mengurangi dan mengantisipasi banjir di area perkotaan, serta dapat membantu petani meningkatkan intensitas tanam menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun.

Yadi salah satu petani sekitar saluran menyampaikan apresiasi mendalam atas realisasi proyek ini.

” Kami sudah lama menantikan perbaikan ini. Dengan lancarnya saluran ini, kami optimis hasil panen padi ke depan akan jauh lebih stabil dan melimpah,” ujarnya.

Pemerintah juga menghimbau masyarakat sekitar untuk aktif merawat kebersihan saluran pasca rehabilitasi dengan tidak membuang sampah domestik ke aliran air.

Sinergi antara pembangunan insfratruktur yang kokoh dan kesadaran lingkungan warga menjadi kunci utama dalam menjaga ketahanan pangan daerah. (Va)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *