10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Diduga Demi Popularitas , Oknum Anggota DPRD . Menempelkan Foto , Nama , dan Logo Partai . Pavingisasi Jalan Desa . Bantuan Pemerintah

×

Diduga Demi Popularitas , Oknum Anggota DPRD . Menempelkan Foto , Nama , dan Logo Partai . Pavingisasi Jalan Desa . Bantuan Pemerintah

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo – Aksi dugaan pencitraan oknum anggota dewan kembali menjadi sorotan publik. Oknum anggota dewan DPRD kabupaten Sidoarjo berinisial D diduga memanfaatkan program bantuan keuangan pembangunan Pavingisasi jalan desa untuk kepentingan popularitas pribadinya

Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah ( APBD ) tersebut dibagikan kepada warga dalam bentuk pembangunan pavingisasi jalan desa dengan cara menempel foto wajah D berukuran besar , lengkap dengan slogan politiknya didalam benner ( spanduk informasi )

Tokoh masyarakat desa tropodo kec . Waru kab . Sidoarjo . berinisial H . menilai tindakan tersebut tidak etis,” itu uang rakyat , bukan uang pribadi anggota dewan . oknum tersebut diduga memanfaatkan fasilitas negara untuk panggung politik pribadi demi mendongkrak popularitas adalah bentuk pembodohan publik,” ujar H saat di wawancarai pada Jum ‘at ( 21 Agustus 2026 )

Warga setempat mengaku bersyukur menerima bantuan , namun menyayangkan pemasangan foto dan slogan politiknya didalam benner . tindakan oknum anggota dewan tersebut menimbulkan isu bahwa anggota dewan berinisial D mencari popularitas lewat bantuan keuangan

Yang memiliki ciri -:ciri seperti Pemberian Lebel / Atribut Pribadinya didalam benner Bantuan keuangan , atau dana aspirasi yang bersumber dari uang pendapatan daerah / negara ( APBD / APBN ) yang diduga diklaim sebagai ,” bantuan pribadi ,” dengan menempel foto , nama , atau logo partai

Respon warga / Netizen sering kali mengangkat suara warga yang merasa risih dengan kemasan bantuan yang penuh atribut . dugaan kampanye terselubung . padahal secara logika bantuan dari pemerintah daerah itu menggunakan uang kami , pakai keringat , yang harus kami setorkan dan kami tidak boleh bersuara dan tidak boleh memberikan rekomendasi .

(Redho)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *