10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Serahkan Insentif Rp23 Miliar untuk 5.500 Guru Ngaji, Bupati Subandi: Mari Bersama Bangun Fondasi Mental dan Akhlak Anak Sidoarjo

×

Serahkan Insentif Rp23 Miliar untuk 5.500 Guru Ngaji, Bupati Subandi: Mari Bersama Bangun Fondasi Mental dan Akhlak Anak Sidoarjo

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Subandi menyerahkan insentif Rp 23 Milyar untuk 5.500 guru ngaji .
Foto : Bupati Subandi menyerahkan insentif Rp 23 Milyar untuk 5.500 guru ngaji .

SIDOARJO, republiknewscom.— Pemerintah Kabupaten Sidoarjo kembali menegaskan komitmennya dalam memajukan pendidikan keagamaan dan kesejahteraan pendidik di lingkungan masyarakat.

Pada Rabu, 19 Agustus 2026, Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn secara simbolis menyerahkan insentif kepada ribuan guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang terdata resmi, dengan total anggaran mencapai Rp23 miliar untuk tahun ini.

Program ini merupakan pemberian insentif tahunan kepada para guru TPQ yang telah tercatat dalam sistem Education Management Information System (EMIS) milik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo. Setiap penerima akan menerima Rp350.000 per bulan atau setara Rp4,2 juta per tahun. Program ini telah berjalan konsisten selama 20 tahun, sejak pertama kali digulirkan pada tahun 2006.

Pemerintah daerah juga menegaskan komitmen untuk memperluas cakupan penerima. Apabila jumlah guru yang melengkapi pendataan EMIS bertambah menjadi 8.000 orang, maka anggaran akan disesuaikan melalui Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) agar seluruh guru berhak menerima hak yang sama.

Sebanyak 5.500 guru TPQ yang telah terdata lengkap dalam sistem EMIS menjadi penerima manfaat tahun ini.

Penyerahan dipimpin langsung oleh Bupati Sidoarjo H. Subandi SH MKn, didampingi jajaran pimpinan daerah. Sementara itu, Ketua Forum Komunikasi Kepala (FKK) TPQ Kabupaten Sidoarjo H. Saifullah mewakili seluruh guru TPQ menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian berkelanjutan pemerintah daerah selama dua dekade terakhir.

Acara penyerahan simbolis berlangsung secara resmi di Pendopo Delta Wibawa, pusat pemerintahan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Kegiatan dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026. Program pemberian insentif ini telah berjalan berkelanjutan sejak tahun 2006, dan akan terus dievaluasi serta dikembangkan ke depannya.

Untuk tahun 2027, diperkirakan jumlah penerima akan meningkat mengingat saat ini sudah sekitar 85% guru TPQ telah menyelesaikan pendataan EMIS.

Bupati Subandi menjelaskan bahwa perhatian ini diberikan karena peran strategis guru ngaji tidak sekadar mengajarkan baca tulis Al-Qur’an, melainkan membangun fondasi akhlak, karakter, dan moral generasi muda Sidoarjo sejak usia dini.

Pendidikan keagamaan dipandang sebagai pilar utama pembangunan sumber daya manusia, sehingga pemerintah daerah merasa memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan setiap anak di Sidoarjo memiliki kemampuan dasar membaca dan memahami Al-Qur’an.

“Ayo bareng-bareng membangun mental fondasi anak kita. Pemerintah daerah hadir memberikan insentif guru ngaji, kepingin anak-anak kita dapat fondasi semuanya iso ngaji. Niki yang penting,” ujar Bupati Subandi.

Bagaimana

– Penerima diseleksi berdasarkan data EMIS Kemenag Sidoarjo, sesuai pedoman penerima insentif yang telah ditetapkan sejak tahun 2024.

– Guru yang belum melengkapi pendataan EMIS diimbau segera menyelesaikan administrasi agar dapat ikut menerima manfaat pada periode mendatang.

– Kendala seperti koneksi jaringan maupun keterbatasan akses sistem menjadi salah satu alasan belum seluruh guru terdata, namun terus diupayakan penyelesaiannya.

– Hingga saat ini, sekitar 85% guru TPQ telah menyelesaikan pendataan, sehingga diprediksi pada tahun 2027 jumlah penerima akan melampaui 5.000 orang.

– Program akan terus dievaluasi dan diupayakan keberlanjutannya; penambahan jumlah penerima akan disesuaikan dengan ketersediaan data dan anggaran melalui mekanisme PAK.

Ketua FKK TPQ Sidoarjo H. Saifullah menyampaikan apresiasi mendalam atas kesetiaan Pemkab Sidoarjo mendukung para pendidik Al-Qur’an selama 20 tahun tanpa putus.

Ia mengajak seluruh rekan guru yang belum melengkapi pendataan untuk segera menyelesaikannya, agar tak tertinggal dalam menerima hak kesejahteraan yang telah disediakan.

Pemerintah Kabupaten Sidoarjo menegaskan bahwa dukungan terhadap pendidikan keagamaan akan terus dipertahankan dan ditingkatkan.

Melalui kesejahteraan para guru ngaji yang terjamin, diharapkan lahir generasi Sidoarjo yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi kokoh pula iman dan akhlaknya.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *