SIDOARJO, republiknews.com.– Sebanyak 77 pelajar terpilih resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026.
Pengukuhan berlangsung khidmat di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Sabtu (15/8/2026) malam.
Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi para anggota Paskibraka yang akan mengemban tugas kehormatan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Mereka akan bertugas mengibarkan dan menurunkan Sang Saka Merah Putih dalam rangkaian upacara kenegaraan di Kabupaten Sidoarjo.
Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, MKn., secara langsung mengukuhkan ke-77 anggota Paskibraka tersebut.
Dalam sambutannya, Subandi menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan agar para anggota Paskibraka mampu menunjukkan dedikasi terbaik dan menjadi generasi penerus yang dapat menjaga kehormatan bangsa.
“Selamat kepada seluruh anggota Paskibraka yang baru dikukuhkan. Tunjukkan dedikasi terbaik dan jadilah generasi penerus yang siap menjaga kehormatan bangsa,” ujar Bupati Subandi.
Prosesi pengukuhan turut dihadiri Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Sidoarjo Ainun Amalia, pejabat Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Sidoarjo, jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Sidoarjo, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo.
Suasana semakin khidmat ketika prosesi pembacaan ikrar dan penyematan tanda Paskibraka dilakukan.
Penyematan tersebut menjadi simbol resmi bahwa para pelajar terpilih telah menerima amanah untuk menjalankan tugas sebagai pengibar dan penurun bendera pusaka.
Para anggota Paskibraka terlihat berdiri tegap dengan penuh kebanggaan di hadapan para undangan.
Sebelum sampai pada tahap pengukuhan, para anggota Paskibraka telah melalui proses seleksi serta menjalani latihan fisik, mental dan kedisiplinan selama beberapa pekan. Bupati Subandi mengapresiasi seluruh proses yang telah mereka jalani.
Menurutnya, tugas Paskibraka tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan seremonial. Pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih merupakan amanah yang memiliki nilai sejarah, kebangsaan, serta mencerminkan kecintaan terhadap Tanah Air.
Karena itu, Bupati Subandi meminta seluruh anggota Paskibraka menjaga kesehatan, stamina dan konsentrasi menjelang pelaksanaan tugas pada 17 Agustus.
Kondisi fisik yang prima dinilai penting agar seluruh rangkaian tugas dapat dilaksanakan secara maksimal, disiplin dan penuh tanggung jawab.
Dalam kesempatan tersebut, Subandi juga mengingatkan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026 mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Tema tersebut diharapkan tidak hanya menjadi slogan dalam peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi semangat yang tertanam dalam diri para generasi muda.
Sebagai generasi penerus bangsa, anggota Paskibraka diharapkan mampu menjadi teladan bagi lingkungan sekitarnya. Nilai disiplin, tanggung jawab, persatuan dan kecintaan terhadap Tanah Air harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.
Bupati Subandi menegaskan bahwa perjuangan mempertahankan nilai-nilai kemerdekaan tidak berhenti setelah bendera Merah Putih dikibarkan. Menurutnya, generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga persatuan, menegakkan keadilan dan terus bekerja keras demi terciptanya kesejahteraan bersama.
“Perjuangan bangsa tidak berhenti pada pengibaran bendera. Tugas kita adalah menjaga persatuan, menegakkan keadilan, dan bekerja keras demi kesejahteraan bersama.
Dengan semangat kebersamaan yang kokoh, Insya Allah Sidoarjo akan terus maju dan Indonesia semakin berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.
Dengan dikukuhkannya 77 anggota Paskibraka Kabupaten Sidoarjo Tahun 2026, seluruh anggota diharapkan mampu menjalankan amanah pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan penuh khidmat dan tanggung jawab.
Lebih dari sekadar menjalankan tugas dalam upacara kemerdekaan, keberadaan Paskibraka diharapkan menjadi momentum pembentukan karakter generasi muda. Mereka diharapkan mampu menjadi teladan bagi teman sebaya, keluarga dan masyarakat sekaligus membawa semangat persatuan serta kecintaan terhadap bangsa dalam kehidupan sehari-hari.
(AHF/KominfoSidoarjo)




















