Republiknews.com,SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus mempercepat pembangunan infrastruktur pengendali banjir.
Salah satunya melalui pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk yang saat ini telah mencapai progres sekitar 70 persen.
Proyek strategis tersebut ditargetkan rampung dan dapat difungsikan pada 14 Februari 2026 mendatang.
Bupati Sidoarjo, H. Subandi, SH, M.Kn, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan Rumah Pompa Kedungpeluk, Selasa (27/1/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.
Dalam kegiatan inspeksi mendadak (sidak) tersebut, Bupati didampingi jajaran Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Sumber Daya Air (PUBMSDA) Kabupaten Sidoarjo serta unsur Forkopimka Kecamatan Candi.
Bupati Subandi menegaskan bahwa pembangunan rumah pompa ini menjadi salah satu kunci utama dalam upaya mengurai persoalan banjir yang kerap melanda wilayah Tanggulangin dan Candi.
Melalui sistem pompanisasi, debit air akan dialirkan menuju Sungai Mbah Gepuk agar genangan dapat segera teratasi saat curah hujan tinggi.
“Tujuan dibangunnya Dam dan Rumah Pompa Kedungpeluk ini adalah untuk mengurai banjir yang ada di wilayah Tanggulangin dan Candi. Mudah-mudahan nanti setelah selesai, tensi banjir bisa kita buang ke Sungai Mbah Gepuk,” ujar Subandi di sela-sela sidak.
Ia mengakui bahwa pada awal pelaksanaan proyek sempat dilakukan evaluasi keras karena progres pekerjaan dinilai berjalan lambat. Namun, hasil peninjauan terbaru menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
“Hari ini progresnya sudah bagus, sudah 70 persen. Pekerjaan yang paling sulit justru sudah selesai. Sekarang tinggal pengerjaan bagian atas dan itu tidak mengganggu konstruksi bawah,” jelasnya.
Bupati Subandi menegaskan bahwa target penyelesaian proyek tidak boleh bergeser dari jadwal yang telah ditetapkan. Ia meminta agar seluruh pekerjaan benar-benar rampung pada pertengahan Februari, sehingga rumah pompa dapat segera difungsikan.
“Saya minta tanggal 14 Februari ini sudah selesai semua. Nanti besi-besinya ditarik agar dam bisa langsung difungsikan,” tegasnya.
Selain pembangunan rumah pompa, Pemkab Sidoarjo juga akan melakukan normalisasi sungai hingga ke muara. Langkah ini dinilai sangat penting agar aliran air benar-benar lancar dan sistem pompa dapat bekerja secara optimal dan fleksibel, terutama saat intensitas hujan tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, Subandi berharap kondisi cuaca dalam beberapa pekan ke depan dapat bersahabat sehingga proses pengerjaan tidak terkendala hujan deras. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pekerja dan pihak terkait yang terus berupaya menyelesaikan proyek sesuai target yang telah ditentukan.
Dengan rampungnya Rumah Pompa Kedungpeluk nanti, Pemkab Sidoarjo optimistis risiko banjir di wilayah selatan Kabupaten Sidoarjo, khususnya Tanggulangin dan Candi, dapat ditekan secara signifikan.
(AHF/KominfoSidoarjo)




















