Republiknews.com,SIDOARJO – Sebanyak 450 atlet karate dari berbagai kategori usia turut ambil bagian dalam Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2026 cabang olahraga karate yang digelar di Lapangan Tenis Indoor GOR Delta Sidoarjo, Sabtu (13/6/2026).
Kompetisi yang berlangsung selama dua hari, 13-14 Juni 2026 tersebut menjadi ajang pembinaan sekaligus pencarian bibit atlet potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di tingkat yang lebih tinggi.
Pembukaan Porkab Karate 2026 dilakukan oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa Porkab tidak hanya menjadi arena kompetisi untuk menentukan juara, melainkan juga sarana pembinaan generasi muda melalui olahraga yang positif dan berkarakter.
Menurut Mimik, ajang olahraga seperti Porkab memiliki peran penting dalam membentuk mental dan karakter generasi muda. Selain meningkatkan kemampuan teknis dan fisik atlet, kompetisi ini juga menjadi media untuk mempererat persaudaraan antarpeserta, menumbuhkan jiwa sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu membawa nama baik daerah.
“Porkab bukan hanya tentang menang dan kalah.
Ajang ini menjadi wadah untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, serta melahirkan atlet-atlet berprestasi yang akan mengharumkan nama Sidoarjo,” ujarnya.
Lebih lanjut, Wabup Mimik menjelaskan bahwa karate merupakan cabang olahraga yang memiliki nilai pendidikan karakter yang kuat. Melalui latihan dan pertandingan, para atlet diajarkan untuk memiliki disiplin tinggi, kerja keras, rasa hormat kepada sesama, serta kemampuan mengendalikan diri dalam berbagai situasi.
Ia menilai nilai-nilai tersebut sangat penting diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama bagi generasi muda yang tengah mempersiapkan diri menghadapi berbagai tantangan masa depan. Selain itu, karate juga mengajarkan kejujuran, keberanian, serta semangat pantang menyerah yang menjadi fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.
Dalam kesempatan tersebut, Mimik mengajak seluruh peserta menjadikan Porkab sebagai momentum untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkaya pengalaman bertanding. Ia menegaskan bahwa hasil akhir bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan, melainkan proses belajar, berlatih, dan pengembangan diri yang dijalani setiap atlet selama mengikuti kompetisi.
“Kalah atau menang adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi. Yang terpenting adalah semangat untuk terus belajar, berlatih, dan memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga daerah. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan, pembinaan atlet usia dini, serta penyediaan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensinya secara positif.
Melalui Porkab 2026, Pemkab Sidoarjo berharap lahir atlet-atlet karate berbakat yang mampu bersaing pada level provinsi, nasional, hingga internasional. Selain meraih prestasi olahraga, para atlet juga diharapkan menjadi teladan di tengah masyarakat melalui sikap disiplin, sportivitas, dan semangat juang yang tinggi.
Dengan partisipasi ratusan atlet dari usia 6 hingga 23 tahun, Porkab Karate Sidoarjo 2026 menjadi bukti keseriusan daerah dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. Ajang ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi muda yang sehat, produktif, berkarakter, dan mampu mengharumkan nama Kabupaten Sidoarjo di berbagai kejuaraan mendatang.
(AHF/KominfoSidoarjo)



















