Aceh Timur – Video klarifikasi yang disampaikan M. Yunus alias Dun Belanda dengan menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Aceh Timur justru memunculkan tanda tanya di kalangan penggiat media di Aceh Timur.
Alih-alih mengakhiri polemik, isi dan cara penyampaian video tersebut dinilai menyisakan sejumlah kejanggalan yang perlu mendapat perhatian. Minggu, (26/07/26)
Dalam video berdurasi hampir satu menit itu, Dun Belanda menyampaikan permohonan maaf kepada Bupati Aceh Timur atas berbagai pernyataan yang sebelumnya ia sampaikan melalui media sosial.
Namun, pada bagian akhir video, ia juga menyebut bahwa konten-konten yang selama ini menyerang Bupati Aceh Timur mendapat dukungan dari Wakil Bupati Aceh Timur.
Pernyataan tersebut justru memunculkan spekulasi baru. Sejumlah penggiat media menilai ekspresi wajah, intonasi suara, hingga gestur tubuh Dun Belanda terlihat berbeda dibanding video-video yang sebelumnya ia unggah.
Menurut mereka, bahasa tubuh yang ditampilkan memberi kesan bahwa Dun Belanda sedang berada dalam tekanan, baik secara psikologis maupun situasional.
Di sisi lain, Dun Belanda sempat berada di sebuah kafe di kawasan Peureulak dan telah merekam video permohonan maaf yang tidak menyebut nama Wakil Bupati Aceh Timur.
Informasi yang beredar menyebutkan, diduga setelah ia didatangi beberapa orang yang datang menggunakan dua mobil dan kemudian dibawa ke lokasi lain untuk kembali merekam video yang akhirnya beredar luas di media sosial.
Para penggiat media menilai kondisi tersebut layak menjadi perhatian publik.
Menurut mereka, apabila benar terdapat intervensi terhadap isi video, maka hal itu berpotensi memengaruhi persepsi masyarakat terhadap persoalan yang sedang berkembang di Aceh Timur.
Selain itu, video klarifikasi tersebut diduga sengaja disebarluaskan untuk mengalihkan perhatian publik dari sejumlah isu lain yang sebelumnya ramai diperbincangkan.
Sampai berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi dari Dun Belanda maupun pihak-pihak yang disebut dalam berbagai informasi yang beredar.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak guna memastikan fakta-fakta yang sebenarnya.
(*Usman &Tim*)


















