Republiknews.com, SIDOARJO – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan masyarakat melalui penyaluran bantuan pangan kepada warga yang membutuhkan. Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, turun langsung menyalurkan bantuan pangan kepada 1.600 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Wonoayu, Senin (15/6/2026).
Penyaluran bantuan yang merupakan alokasi Februari–Maret 2026 tersebut dipusatkan di tiga desa, yakni Desa Karangpuri, Desa Wonokalang, dan Desa Simo Angin-angin. Program ini diharapkan mampu meringankan beban pengeluaran masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi warga.
Bantuan pangan tersebut merupakan program pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang disalurkan melalui Perum Bulog. Setiap penerima memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk kebutuhan dua bulan. Dari total 1.600 penerima, sebanyak 557 KPM berada di Desa Karangpuri, 541 KPM di Desa Wonokalang, dan 502 KPM di Desa Simo Angin-angin.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan rasa syukurnya dapat bertemu langsung dengan masyarakat penerima bantuan. Menurutnya, program bantuan pangan merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menjaga ketahanan pangan keluarga.
“Alhamdulillah saya senang bisa melihat masyarakat berbahagia menerima bantuan beras ini. Ini merupakan program dari pemerintah pusat untuk masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu kebutuhan sehari-hari,” ujar Mimik.
Mimik juga menegaskan pentingnya pengawasan bersama dalam penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Ia mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan apabila ditemukan penerima bantuan yang dinilai sudah tidak memenuhi kriteria sebagai keluarga yang membutuhkan.
“Kalau ada yang sebenarnya mampu tetapi masih menerima bantuan, silakan dilaporkan. Bantuan ini harus diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, seperti warga yang sudah tidak memiliki pekerjaan atau membutuhkan bantuan pangan,” tegasnya.
Kegiatan penyaluran bantuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Eni Rustianingsih, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo Mharta Wara Kusuma, Camat Wonoayu Anwar, pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Surabaya, serta perangkat desa setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menunjukkan sinergi antara pemerintah daerah dan instansi terkait dalam memastikan program bantuan berjalan lancar dan tepat sasaran.
Sejumlah warga penerima bantuan mengaku bersyukur atas program yang diberikan pemerintah. Mereka menilai bantuan beras dan minyak goreng tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga, terutama di tengah meningkatnya biaya hidup sehari-hari. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap program ini dapat memperkuat ketahanan pangan masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat.
Berdasarkan data Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo, program Bantuan Pangan Alokasi Februari–Maret 2026 di seluruh Kabupaten Sidoarjo menjangkau 181.442 keluarga penerima manfaat. Total bantuan yang disalurkan mencapai 3.628.840 kilogram beras serta 725.768 liter minyak goreng. Penyaluran dilakukan secara bertahap di seluruh desa dan kelurahan se-Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan masyarakat secara merata.
Program bantuan pangan ini menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, sekaligus memastikan kebutuhan pokok warga kurang mampu tetap terpenuhi di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.
(AHF/KominfoSidoarjo)



















