LOLAK, 30 April 2026 — Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah melalui Tim Wilayah Kerja Sulawesi Utara melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kab. Bolaang Mongondow
Pertemuan ini bertujuan terkait rencana program pembentukan Kampung Redam “Merawat Perdamaian Menjunjung Tinggi HAM” di Kab. Bolaang Mongondow.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Bolaang Mongondow, Yusra Alhabsyi menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja Kementerian HAM yang digagas oleh Menteri Hak Asasi Manusia, Natalius Pigai di wilayah kerja Sulawesi Utara.
“Kami menyambut baik inisiasi Kampung Redam di Kab. Bolaang Mongondow.
Dalam program ini tentu keterlibatan berbagai elemen masyarakat termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama hingga generasi muda sangat penting untuk pelaksanaan program guna memastikan perdamaian di Dumoga Raya” ujar Yusra. Kamis(30/04/26).
Program Kampung Redam dirancang tidak hanya sebagai upaya meredam konflik, tetapi juga sebagai langkah pemulihan bagi masyarakat setelah mengalami konflik.
Adapun berbagai pendekatan yang dilakukan adalah Implementasi P5HAM, yakni Penghormatan, Perlindungan, Pemenuhan, Penegakan dan Pemajuan Hak Asasi Manusia sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat.
Setelah kegiatan koordinasi ini, direncanakan Kementerian Hak Asasi Manusia Sulawesi Tengah bersama pemerintah daerah Bolaang Mongondow dan instansi terkait lainya akan melakukan rapat guna membahas langkah strategis pembentukan kampung redam juga melakukan pemetaan wilayah yang perlu pendampingan pasca konflik.
Harapannya adalah setelah terbentuknya kampung Redam dapat menjadi sarana pemulihan konflik sosial, mendorong pemulihan ekonomi pasca konflik dan menumbuhkan rasa kebersamaan dalam menjaga situasi yang kondusif pada masyarakat Dumoga bersatu.
Dengan demikian, Yusra berharap koordinasi ini segera ditindaklanjuti.




















