Republiknews.com.Bitung – Tawuran antar dua kelompok pemuda di kompleks Sarikelapa dan Empang Kota Bitung kembali terulang, Kapolres AKBP Albert Zai, SIK, MH , pihaknya akan tindak tegas pelaku, hal ini disampaikan Kapolres Bitung saat konferensi pers pada, Senin (9/3/2026) .
Kapolres Bitung menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penindakan terhadap para pelaku tawuran serta mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan dengan insiden tersebut dengan mengamankan 20 orang dari kedua belah pihak, yang diduga kuat sebagai pelaku aksi tawuran
“Polres Bitung tidak akan mentolerir aksi kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat. Kami telah melakukan penindakan tegas dengan mengamankan para pelaku serta mengumpulkan barang bukti untuk proses hukum lebih lanjut,” tegas Kapolres.
Menurutnya juga pemicu awal tawuran diduga berawal dari ketersinggungan antar kelompok di media sosial yang kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan di lapangan.
“Kami mendapati bahwa konflik ini dipicu oleh saling ejek dan ketersinggungan di media sosial yang kemudian berkembang menjadi tawuran. Ini menjadi peringatan bagi generasi muda agar bijak dalam menggunakan media sosial,” ujar Albert Zai.
Kapolres juga menyampaikan, bahwa sebagian besar pelaku masih berusia muda, bahkan beberapa di antaranya masih di bawah umur.
“Dari hasil pendataan sementara, sebagian besar pelaku masih berusia remaja, bahkan ada yang di bawah umur sekitar 14 tahun hingga usia dewasa sekitar 23 tahun. Hal ini menjadi perhatian serius bagi kita semua,” ujarnya.
Kapolres Bitung berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama mengambil peran dalam membina generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan kekerasan.
“Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, pemerintah, dan orang tua untuk bersama-sama membina anak-anak muda kita. Mereka perlu diarahkan pada kegiatan positif seperti pendidikan, pekerjaan, olahraga, dan kegiatan sosial,” ujarnya.(SR)
Kelompok Pemuda Di Bitung, Polisi Amankan 20 Pelaku



















