Bitung, Republiknews.com– Sejumlah pengguna jasa Pelabuhan Bitung berharap adanya penataan pedagang yang beraktivitas di area parkir.
Harapan tersebut muncul setelah sebagian area parkir dimanfaatkan sebagai lokasi berjualan, sehingga dinilai mengurangi kenyamanan penumpang maupun penjemput.
Kondisi tersebut terlihat pada Kamis (19/6/2026) malam saat calon penumpang dan penjemput menunggu kedatangan KM Dorolonda yang sandar di Pelabuhan Bitung.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah lapak pedagang menggunakan payung berukuran besar yang ditempatkan di area parkir.
Selain digunakan untuk berjualan, di sekitar lapak juga tersedia meja dan kursi bagi pengunjung.
Kondisi ini dinilai sebagian pengguna jasa mengurangi kenyamanan pemanfaatan area parkir yang diperuntukkan bagi penumpang dan penjemput.
Situasi tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian pengguna jasa pelabuhan yang datang untuk mengantar maupun menjemput keluarga.
Salah seorang calon penumpang berharap pihak pengelola dapat menyediakan lokasi khusus bagi pedagang agar aktivitas usaha tetap berjalan tanpa mengganggu fungsi area parkir yang diperuntukkan bagi kendaraan pengunjung.
“Pelindo sebaiknya menyiapkan area kuliner atau semacamnya dan bukan di area parkir agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan demi kenyamanan bersama,” tandasnya.
Diketahui, keberadaan pedagang di kawasan pelabuhan dinilai turut memberikan manfaat bagi penumpang dan pengunjung yang membutuhkan makanan, minuman maupun kebutuhan ringan saat menunggu jadwal keberangkatan atau kedatangan kapal.
Karena itu, penataan lokasi berjualan dinilai dapat menjadi solusi agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan, sekaligus menjaga kenyamanan dan ketertiban di area pelabuhan.



















