Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sidoarjo

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Bhabinkamtibmas Wonocolo Gencar Edukasi Warga Demi Ketahanan Pangan

×

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo, Bhabinkamtibmas Wonocolo Gencar Edukasi Warga Demi Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini

Sidoarjo, Guna mewujudkan salah satu dari delapan program prioritas Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, khususnya di bidang ketahanan pangan, jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo terus menunjukkan peran aktif dan nyata dalam mendukung keberlangsungan sektor pertanian di tingkat akar rumput. Salah satu inisiatif yang menonjol datang dari Bhabinkamtibmas Polsek Taman, Polresta Sidoarjo untuk Kelurahan Wonocolo, Aiptu Sifauddin, yang konsisten mengunjungi desa dan lahan-lahan pertanian untuk memberikan edukasi serta himbauan kepada para petani dan pemilik lahan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan “Polisi Cinta Petani”, sebagai wujud sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta menciptakan kemandirian pangan yang berkelanjutan. Dengan pendekatan yang humanis dan komunikatif, Aiptu Sifauddin hadir langsung di tengah warga, mendengarkan aspirasi, memberikan motivasi, dan mengajak mereka untuk menjaga serta mengoptimalkan potensi pertanian di wilayah mereka.

“Peran petani sangat vital dalam menjaga keberlangsungan hidup bangsa. Ketahanan pangan adalah fondasi dari ketahanan nasional, dan kami sebagai Bhabinkamtibmas akan selalu hadir untuk mendukung dan menguatkan peran strategis petani,” ujar Aiptu Sifauddin dalam salah satu kunjungannya ke area pertanian di Wonocolo, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo.

Langkah ini juga sejalan dengan arahan dari Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, yang menekankan bahwa Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan nasional, termasuk dalam mewujudkan swasembada pangan sebagai bagian dari ketahanan nasional.

Aiptu Sifauddin secara aktif menyampaikan himbauan agar lahan-lahan kosong dimanfaatkan untuk ditanami bahan pangan strategis seperti padi, jagung, dan sayuran. Ia juga mendorong warga untuk menjaga keberlanjutan pertanian organik, pemanfaatan pupuk ramah lingkungan, serta mengembangkan pertanian terpadu.

Tak hanya memberi arahan, Aiptu Sifauddin juga menjadi penghubung antara warga dengan dinas terkait, termasuk dalam hal distribusi pupuk, pengendalian hama, dan penyuluhan teknologi pertanian terbaru. Dengan begitu, Bhabinkamtibmas berperan sebagai fasilitator pembangunan dari bawah.

Masyarakat Kelurahan Wonocolo pun menyambut baik inisiatif ini. Banyak petani merasa diperhatikan dan termotivasi karena kepedulian aparat kepolisian terhadap nasib pertanian mereka. “Kami merasa sangat terbantu, apalagi saat ini kami sedang menghadapi berbagai tantangan, termasuk cuaca yang tidak menentu dan harga jual hasil tani yang belum stabil,” ungkap seorang petani setempat.

Diharapkan, kegiatan seperti ini dapat memperkuat semangat warga dalam berkontribusi terhadap kedaulatan pangan Indonesia, serta memperkuat posisi sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi nasional sebagaimana tertuang dalam visi besar Asta Cita.

Melalui pendekatan Polisi Cinta Petani, Polresta Sidoarjo membuktikan bahwa keamanan bukan hanya soal ketertiban, tapi juga keberpihakan terhadap kesejahteraan masyarakat. Ketahanan pangan pun bukan hanya tugas kementerian terkait, tapi juga menjadi bagian dari tanggung jawab seluruh elemen bangsa, termasuk institusi kepolisian.

Dengan langkah-langkah konkret seperti ini, Indonesia diharapkan mampu bergerak lebih cepat menuju swasembada pangan yang mandiri, adil, dan berkelanjutan, sesuai cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto dalam membangun negara yang kuat, berdaulat, dan sejahtera.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *