SURABAYA, – Kepala Balai Pelayanan Kekayaan Intelektual dan Hukum (Bapelkum) Bitung, Sudarsono, mengikuti kegiatan What’s Up Campus Calls Out (WCCO) Universitas Airlangga (UNAIR) di Surabaya, Kamis (17/9/2026).
Sudarsono hadir didampingi Kasubag TU Fetty Wantania, Kasi Penyelenggaraan Musa Paparang, Kasi Program dan Evaluasi Abdul Majid Ode, serta pejabat non-manajerial, PPK dan peserta MagangHub. Kegiatan tersebut diikuti melalui sambungan Zoom.
Dalam kegiatan itu, Kementerian Hukum melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) memfasilitasi penandatanganan empat kontrak lisensi paten antara perguruan tinggi dan industri serta menyerahkan enam sertifikat paten.
Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengatakan, kegiatan tersebut diarahkan untuk menghubungkan hasil riset perguruan tinggi dengan kebutuhan industri melalui kerja sama dan pemanfaatan paten.
“Tujuan utamanya adalah business matching, menghubungkan antara riset perguruan tinggi dengan industri,” ujar Supratman.
Empat kontrak lisensi tersebut melibatkan BRIN dengan CV Inotek Karya Utama, Universitas Surabaya dengan PT Alga Rosan Nusantara, Universitas Airlangga dengan idsMED, serta Universitas Ciputra dengan PT MSS GRUP.
Selain itu, DJKI menyerahkan enam sertifikat paten kepada sejumlah perguruan tinggi dan industri, di antaranya Universitas Kristen Petra, PT Petrokimia Gresik, Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Wijaya Kusuma, Universitas Airlangga dan Universitas Surabaya.
Direktur Jenderal Kekayaan Intelektual Hermansyah Siregar menyampaikan, DJKI mencatat sekitar 250.000 paten dalam negeri yang berasal dari perguruan tinggi dan lembaga penelitian. DJKI juga berencana menggelar Forum Bisnis Paten untuk mempertemukan inventor dengan industri dan calon investor.
Keikutsertaan Bapelkum Bitung dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan kegiatan Kementerian Hukum yang diikuti jajaran di daerah secara daring.




















