10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Biaya ODL Capai Jutaan Rupiah, Bupati Subandi: Sekolah Jangan Membebani Wali Murid!

×

Biaya ODL Capai Jutaan Rupiah, Bupati Subandi: Sekolah Jangan Membebani Wali Murid!

Sebarkan artikel ini
Foto : Agar biaya ODL tidak membebani wali murid mendorong ,Bupati Sidoarjo turun tangan
Foto : Agar biaya ODL tidak membebani wali murid mendorong ,Bupati Sidoarjo turun tangan

SIDOARJO , republiknews.com.— Munculnya keluhan wali murid terkait biaya kegiatan Outing Day Learning (ODL) yang dinilai sangat membebani, mendorong Bupati Sidoarjo H. Subandi, SH, M.Kn, untuk turun tangan langsung.

Dalam sambutannya di acara Launching Kompetensi Inovasi Sidoarjo (KISI) Award 2026 di Pendopo Delta Wibawa, Rabu (16/9/2026), Bupati memerintahkan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan ODL di seluruh sekolah jenjang SD dan SMP, negeri maupun swasta, di Kabupaten Sidoarjo.

Bupati Subandi menerima banyak aduan wali murid mengenai biaya ODL yang sangat tinggi. Di antaranya:

– ODL ke Yogyakarta dikenakan biaya sekitar Rp1,2 juta per siswa
– ODL ke Malang selama dua hari membebankan biaya lebih dari Rp1 juta per siswa

Bupati menegaskan: kegiatan ODL tidak boleh membebani wali murid. Sekolah diharapkan memilih lokasi yang lebih dekat dan terjangkau, tanpa harus ke luar daerah.

Kondisi ekonomi masyarakat masih sulit. Banyak wali murid merasa terbebani pungutan biaya ODL yang nilainya jutaan rupiah, padahal kegiatan tersebut seharusnya tetap memberikan nilai edukatif tanpa harus jauh-jauh dan mahal. Jika dibiarkan, dikhawatirkan menimbulkan kesenjangan sosial dan membebani keluarga kurang mampu.

“Kondisi ekonomi seperti ini, mari kita lihat dampaknya kepada masyarakat. Jangan sebentar-sebentar ODL, ternyata masih ada warga yang komplain,” tegas Subandi.

Langkah yang diambil:

1. Evaluasi menyeluruh — Dispendikbud diminta segera mengevaluasi pelaksanaan ODL di semua sekolah
2. Lokasi terjangkau — ODL tidak harus ke luar daerah. Cukup di alun-alun atau destinasi wisata di Sidoarjo saja
3. Tidak boleh memaksakan — Kepala sekolah dilarang mewajibkan ODL berbiaya tinggi
4. Kebebasan transportasi — Sekolah tidak boleh mematok penyedia bus tertentu. Masyarakat Sidoarjo banyak yang punya bus layak pakai, boleh digunakan tanpa intervensi
5. Tindak lanjut — Hasil evaluasi segera dilaporkan kepada Plt. Sekda Mohammad Ainur Rahman

“Kalau ODL ini mengganggu dan memberatkan Bapak-Ibu wali murid, lebih baik ODL tidak usah jauh-jauh. Sudah ODL di alun-alun atau di destinasi wisata yang ada di Sidoarjo, jalan-jalan,” ujar Subandi.

Kegiatan belajar di luar kelas tetap diperbolehkan dan diharapkan memberikan pengalaman edukatif bagi siswa. Namun, Bupati Subandi menegaskan: tidak boleh ada lagi ODL yang membebani orang tua murid hingga jutaan rupiah. Sekolah harus kreatif memilih lokasi yang dekat, murah, dan tetap bermakna bagi proses pembelajaran. Demi keadilan dan pemerataan pendidikan bagi seluruh warga Sidoarjo.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *