MAGETAN– Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Magetan menggelar acara Halal Bihalal 1447 H – 2026 yang diselimuti suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Kegiatan ini dilaksanakan di Lembah Serimpi, Desa Randugede, Plaosan, Magetan, Rabu (8/4/2026/). Pemilihan lokasi di Wisata BUMDes Randugede ini sekaligus menjadi momentum promosi potensi wisata desa yang sedang berkembang pesat.
Acara yang mempertemukan Kepala Desa se-Kabupaten Magetan ini dihadiri langsung oleh Bupati Magetan, jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Magetan , Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, Camat, serta seluruh Kepala Desa se-Kabupaten Magetan.
Dalam sambutannya, ketua DPRD Magetan, Suratno mengapresiasi kekompakan kepala desa dalam acara halal bihalal tersebut. Ia menekankan pentingnya silaturahmi untuk memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan pemerintah daerah dalam membangun Magetan.
” Momen ini sangat luar biasa dan dalam momen ini ada langkah kongkret mewakili desa dan asosiasi ke Kemendagri, biar memahami kondisi riil kepala desa saat ini yang disuguhkan dengan program strategi nasional” jelas Suratno.
Suratno juga mengatakan bahwa tahun 2027, dengan peraturan yang ada dan mekanisme yang sudah terlampaui akan digulirkan program bantuan keuangan desa.
” Insyaallah baru 2027 nanti, dengan peraturan yang ada dengan mekanisme yang sudah terlampaui , insyaallah sudah mulai menggulirkan program bantuan keuangan desa. Biar nanti asosiasi ada langkah jelas baik nanti ke provinsi maupun ke Kemendagri” terangnya.
Suratno berharap ada apresiasi atau reward pemerintah desa dari pemerintah kabupaten kalau ada desa yang mandiri dan berprestasi, serta bisa meningkatkan pemasukan terhadap desa.
Disisi lain ketua AKD Magetan, Tatak Pantjono Utomo menyampaikan harapan kepada pemerintah kabupaten untuk tidak menghapus dana desa (DD), menurutnya dengan adanya DD pemerintah desa bisa membangun infrastruktur di desa.
” Saya sebagai perwakilan Kepala Desa sekabupaten Magetan berharap kepada pemerintah untuk tidak menghapus dana desa, karena dengan dana tersebut kami bisa membangun desa” tuturnya.
Acara ditutup dengan diskusi dan ramah tamah. Kegiatan ini penting sebagai sarana untuk memperkuat optimisme bahwa dengan sinergi antara pemerintah kabupaten dan desa, akan menjadi semakin solid dalam membangun Magetan yang lebih baik. (Va)




















