Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sukabumi

Ijazah Setara, Kualitas Berbeda, Sekolah Formal Tetap Unggul Meski Ijazah Nonformal Disejajarkan

×

Ijazah Setara, Kualitas Berbeda, Sekolah Formal Tetap Unggul Meski Ijazah Nonformal Disejajarkan

Sebarkan artikel ini

Sukabumi – Republiknews.com – Pendidikan nonformal sering disebut sebagai alternatif bagi mereka yang tidak dapat mengikuti pendidikan formal.

Pemerintah bahkan menyatakan bahwa ijazah dari program seperti Kejar Paket A, B, dan C memiliki kesetaraan hukum dengan ijazah dari sekolah formal.

Namun, jika ditelaah lebih dalam, kesetaraan ini lebih bersifat administratif, bukan dalam hal kualitas pendidikan yang diberikan.

Sekolah formal memiliki struktur yang lebih jelas, dengan jadwal harian yang teratur, kurikulum yang dirancang secara sistematis, serta interaksi langsung antara guru dan siswa.

Sebaliknya, pendidikan nonformal cenderung kurang disiplin dalam penerapan kurikulum. Banyak peserta didik dalam pendidikan nonformal hanya berorientasi pada kelulusan tanpa memahami materi secara mendalam.

Sekolah formal berada di bawah pengawasan ketat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dengan evaluasi berkala terhadap tenaga pendidik, metode ajar, serta capaian akademik siswa.

Sementara itu, di lembaga pendidikan nonformal, standar pengajaran sering kali bervariasi. jarang sekali lembaga memiliki kualitas baik, tetapi hanya mengejar target kelulusan tanpa memperhatikan kompetensi siswa secara mendalam.

Meskipun ijazahnya setara, lulusan pendidikan nonformal sering kali mengalami kesulitan dalam bersaing dengan lulusan sekolah formal, baik dalam dunia kerja maupun dalam seleksi pendidikan tinggi.

Banyak perusahaan atau perguruan tinggi yang masih memprioritaskan lulusan sekolah formal karena mereka dinilai lebih memiliki dasar akademik yang kuat dan pengalaman belajar yang lebih baik.

Kesetaraan pendidikan formal dan nonformal hanya berlaku di atas kertas dalam bentuk ijazah, tetapi tidak dalam hal kualitas pendidikan.

Pendidikan formal tetap unggul dalam hal struktur pembelajaran, pengawasan mutu, pengembangan karakter, dan daya saing lulusan, bukan sekadar dalam dokumen resmi.

(Budi AF)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *