Ruang Iklan
Pasuruan

Wabup Pasuruan Gus Shobih Buka Porsadin VII 2026, Tegaskan Komitmen Pemkab Perkuat Pendidikan Madrasah Diniyah

×

Wabup Pasuruan Gus Shobih Buka Porsadin VII 2026, Tegaskan Komitmen Pemkab Perkuat Pendidikan Madrasah Diniyah

Sebarkan artikel ini
Foto Wabup Pasuruan Gus Shobih buka Peradi .
Foto Wabup Pasuruan Gus Shobih buka Peradi .

Republiknews.com PASURUAN – Wakil Bupati Pasuruan, HM Shobih Asrori, secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII Tingkat Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Darul Ulum Al-Fauzani, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan Madrasah Diniyah (Madin) melalui pengembangan prestasi akademik, seni, serta olahraga bagi para santri.

Acara pembukaan berlangsung meriah dengan dihadiri jajaran pemerintah daerah, pengurus Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), para pengasuh pondok pesantren, kepala madrasah diniyah, wali santri, tokoh agama, serta ribuan santri dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasuruan.

Dalam sambutannya, HM Shobih Asrori atau yang akrab disapa Gus Shobih menegaskan bahwa Porsadin bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi sarana evaluasi terhadap hasil pendidikan yang telah dijalani para santri selama satu tahun terakhir.

Menurutnya, melalui Porsadin, kemampuan santri dapat diukur baik dari sisi kecerdasan spiritual, intelektual keagamaan, maupun kemampuan fisik melalui berbagai cabang olahraga yang dipertandingkan.

“Melalui Porsadin ini kita dapat melihat sejauh mana perkembangan pendidikan yang diterima para santri.

Tidak hanya kemampuan membaca kitab, ilmu agama maupun seni Islami, tetapi juga kesehatan jasmani yang menjadi bekal penting dalam membentuk generasi yang sehat lahir dan batin,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan Madrasah Diniyah memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang berakhlakul karimah, memiliki wawasan keagamaan yang kuat, sekaligus mampu bersaing menghadapi tantangan zaman.

Di hadapan para peserta dan tamu undangan, Gus Shobih juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Pasuruan tetap berkomitmen menjaga keberlangsungan program-program pendidikan keagamaan yang telah berjalan dengan baik. Menurutnya, berbagai inovasi baru juga akan terus dilakukan agar pelayanan pendidikan semakin berkualitas.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan terus menjaga program-program yang baik sekaligus menghadirkan berbagai inovasi baru agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Gus Shobih juga menyinggung regulasi yang menjadi dasar hukum penyelenggaraan pendidikan Madrasah Diniyah di Kabupaten Pasuruan.

Ia menjelaskan bahwa komitmen pemerintah terhadap Madin telah dituangkan melalui Peraturan Daerah Kabupaten Pasuruan Nomor 4 Tahun 2014 tentang Pendidikan yang kemudian diperkuat dengan Peraturan Bupati Nomor 21 Tahun 2016.

Namun demikian, menurutnya sejumlah ketentuan dalam Perda tersebut kini perlu dilakukan penyesuaian mengingat perkembangan regulasi yang terus berubah.

“Peraturan Daerah saat ini sudah banyak pasal yang kadaluarsa, dan pemerintah sudah mengkaji Peraturan Daerah tersebut. Langkah-langkah strategis akan terus diambil oleh pemerintah daerah guna menyelaraskan regulasi tersebut demi menjamin kepastian serta perlindungan hukum bagi madrasah diniyah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Gus Shobih memastikan Pemerintah Kabupaten Pasuruan tidak akan tinggal diam terhadap perjuangan para guru Madrasah Diniyah yang selama ini telah berkontribusi besar dalam mencetak generasi berkarakter.
Menurutnya, kehadiran pemerintah merupakan bentuk tanggung jawab dalam mendukung pendidikan keagamaan agar terus berkembang.

“Pemerintah Kabupaten Pasuruan tidak akan pernah menutup mata terhadap perjuangan madrasah diniyah. Kami akan terus hadir dan memberikan dukungan terbaik di tengah-tengah panjenengan semua sebagai wujud kepedulian negara dalam mengawal jalannya pendidikan keagamaan yang berkualitas,” ungkapnya.

Menjelang akhir sambutan, Wakil Bupati mengajak seluruh pengurus FKDT, pemerintah daerah, serta instansi terkait untuk memperkuat sinergi dalam menjalankan program wajib Madrasah Diniyah secara nyata di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.

Ia berharap transformasi pendidikan keagamaan mampu melahirkan generasi santri yang unggul, berintegritas, serta siap mengabdikan diri di berbagai bidang profesi, baik sebagai ulama, guru, pendidik, aparatur negara, wirausahawan maupun pemimpin masa depan yang tetap berlandaskan nilai-nilai Islam.

Porsadin VII Kabupaten Pasuruan Tahun 2026 sendiri menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi sehat antar-santri Madrasah Diniyah. Selain mempererat ukhuwah Islamiyah, kegiatan ini juga diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit santri berprestasi yang nantinya dapat mewakili Kabupaten Pasuruan pada Porsadin tingkat Provinsi Jawa Timur.

(AHF)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *