SIDOARJO, republiknews.com .— Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkai dengan pengajian akbar dan doa bersama di Desa Kletek, Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, Selasa malam, 25 Agustus 2026.
Kegiatan yang digelar bersama Majelis Sholawat AD DIBA’ dan BURDAH PANAMA tersebut berlangsung di kediaman Khoirul Anam, Desa Kletek RT 16 RW 07.
Ribuan jemaah hadir mengikuti rangkaian kegiatan dengan suasana khidmat dan penuh antusiasme.
Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Taman Ahmad Fauzi, Kepala Desa Kletek, pemilik UMKM Bakery & Donut Panama Khoirul Anam, penceramah Ustadzah Mumpuni Handayayekti, Ketua Ranting NU Kletek H. Suwono, Pengasuh TPQ Darun Najah Kletek Hj. Nyai Khasanah, Forkopimka Taman, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.
Kehadiran Ustadzah Mumpuni Handayayekti, dai kondang asal Cilacap, menjadi salah satu daya tarik dalam pengajian tersebut.
Ia memberikan tausiyah keagamaan kepada jemaah dengan harapan dapat menambah wawasan sekaligus memperkuat pemahaman agama masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup Mimik Idayana mengatakan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak seharusnya dimaknai hanya sebagai kegiatan tahunan.
Lebih dari itu, peringatan tersebut menjadi momentum untuk meneladani akhlak dan nilai-nilai kehidupan yang diajarkan Rasulullah SAW.
Menurut Mimik, nilai keteladanan Nabi Muhammad SAW sangat penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Salah satunya dengan menjaga kebersamaan, kerukunan, kepedulian, serta semangat gotong royong di tengah masyarakat.
“Karena dalam acara ini, nilai-nilai dari Maulid ini sangat penting terutama untuk arek-arek Sidoarjo, kita harus guyub, rukun, dan saling gotong-royong,” ujar Mimik.
Ia menilai kekompakan masyarakat merupakan salah satu modal penting untuk mendukung kemajuan Kabupaten Sidoarjo.
Dengan masyarakat yang guyub dan rukun, berbagai persoalan di lingkungan dapat dihadapi secara bersama-sama.
Mimik juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga hubungan baik antarsesama dan tidak mudah terpecah oleh berbagai persoalan.
Menurutnya, semangat saling membantu dan kepedulian sosial harus terus dipelihara agar kehidupan masyarakat berjalan harmonis.
“Saya yakin kalau masyarakat ini guyub dan rukun. Mari kita bersama-sama mendoakan agar Sidoarjo ini lebih baik lagi dan Insya Allah masyarakatnya sejahtera,” katanya.
Selain mengajak masyarakat menjaga kerukunan, Mimik meminta warga tidak ragu menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi kepada kepala desa maupun RW setempat.
Hal tersebut dinilai penting agar persoalan masyarakat dapat diketahui dan ditindaklanjuti melalui program-program pemerintah daerah.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memahami berbagai program yang telah dijalankan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
“Pemerintah Kabupaten Sidoarjo itu sangat banyak sekali program-programnya. Itu yang harus panjenengan pahami,” tuturnya.
Mimik menegaskan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus melakukan berbagai perbaikan demi mendukung kesejahteraan masyarakat.
Pemerintah daerah, kata dia, berkomitmen untuk terus berupaya meningkatkan pelayanan dan menghadirkan program yang memberikan manfaat bagi warga.
“Insya Allah kedepannya Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus-menerus memperbaiki demi kebaikan dan kelancaran kesejahteraan panjenengan semua,” ujarnya.
Di penghujung sambutannya, Wabup Mimik juga menitipkan doa kepada masyarakat untuk Kabupaten Sidoarjo agar semakin baik dan masyarakatnya diberikan kesejahteraan.
Ia sekaligus mendoakan tuan rumah, Khoirul Anam, agar usaha yang dijalankannya diberikan kelancaran, kesehatan, serta rezeki yang barokah.
Peringatan Maulid Nabi di Kletek tersebut akhirnya tidak hanya menjadi momentum untuk memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.
Pesan yang disampaikan Wabup Mimik menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya membutuhkan program pemerintah, tetapi juga dukungan masyarakat yang guyub, rukun, peduli, dan memiliki semangat gotong royong.
Dengan kebersamaan tersebut, harapan untuk mewujudkan Sidoarjo yang semakin baik dan sejahtera dapat terus diperjuangkan bersama.
(AHF/KominfoSidoarjo)




















