Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Magetan

Viral Hadang Bus Nekat Terobos Lampu Merah, Emak-Emak Magetan Diangkat Jadi Duta Lalu Lintas 2026

×

Viral Hadang Bus Nekat Terobos Lampu Merah, Emak-Emak Magetan Diangkat Jadi Duta Lalu Lintas 2026

Sebarkan artikel ini

Magetan – Aksi berani seorang emak-emak pengendara sepeda motor yang viral di media sosial berbuah apresiasi dari kepolisian.

Pada Selasa (5/5/2026), Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menggelar audiensi dan mediasi khusus bersama Ibu Sri, sosok yang terekam menghadang bus antar kota antar provinsi (AKAP) yang diduga hendak menerobos lampu merah di pertigaan Glodoh, Karangrejo, Magetan.

Dalam kesempatan tersebut, Ibu Sri resmi dianugerahi penghargaan sebagai “Duta Lalu Lintas Polres Magetan 2026”, sebagai bentuk apresiasi atas keteguhannya dalam menaati aturan berkendara.

Peristiwa itu terjadi pada bulan Ramadan lalu, saat Ibu Sri menunggu lampu merah. Ketika sampai di traffic light Karangrejo, lampu sedang menyala merah dan ia berhenti sesuai aturan.

Namun situasi berubah ketika sebuah bus AKAP yang berada tepat di belakangnya dan terus membunyikan klakson.

Ibu Sri tetap berhenti meski mendapat tekanan dari kendaraan di belakangnya.

Klakson dibunyikan berulang kali, seolah meminta Ibu Sri tetap jalan meskipun lampu merah.

Dengan tegas, ia tetap diam dan mematuhi rambu lalu lintas hingga lampu berubah hijau.

Aksi tersebut kemudian direkam oleh pengendara lain dan viral di media sosial, memicu banyak pujian dari masyarakat.

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa menyampaikan bahwa tindakan Ibu Sri merupakan contoh nyata budaya tertib berlalu lintas yang harus ditiru dan diapresiasi setinggi tingginya.

“Apa yang dilakukan Ibu Sri adalah bentuk keberanian sekaligus kepatuhan terhadap aturan. Ini adalah teladan yang sangat baik bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini bukan sekadar simbolis, tetapi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif.

“Kami berharap kehadiran Duta Lalu Lintas seperti Ibu Sri bisa menginspirasi masyarakat untuk lebih disiplin dan menghargai keselamatan di jalan,” tambahnya.

Setelah kejadian viral, pihak kepolisian juga melakukan mediasi antara Ibu Sri dan sopir bus. Dalam proses tersebut, sopir bus telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung.

Polisi juga memberikan edukasi khusus kepada pengemudi transportasi umum agar lebih sabar, tidak memaksakan kehendak di jalan, dan selalu mengutamakan keselamatan.

Kisah Ibu Sri menjadi pengingat bahwa keselamatan berlalu lintas dimulai dari kepatuhan individu. Keteguhannya menghadapi tekanan di jalan justru menjadi inspirasi luas—bahwa aturan tetap harus ditegakkan, siapa pun dan dalam kondisi apa pun.

Kini, sosok sederhana tersebut resmi menjadi wajah baru kampanye tertib lalu lintas di Magetan. (Hum/Va)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *