Example floating
Example floating
Magetan

TPS3R Diharapkan Menjadi Solusi Dalam Mengurangi Penumpukan Sampah Di Magetan

×

TPS3R Diharapkan Menjadi Solusi Dalam Mengurangi Penumpukan Sampah Di Magetan

Sebarkan artikel ini

Magetan,  Pemerintah Kabupaten Magetan melalui Dinas PUPR bidang Cipta Karya membangun beberapa TPS3R di Magetan, Salah satunya berada di Kelurahan Kepolorejo.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah di wilayah kelurahan maupun pedesaan.

TPS3R bukan hanya tempat pembuangan,  tetapi fasilitas pengelolaan sampah terpadu yang mengolah sampah organik menjadi kompos/pakan ternak dan sampah anorganik untuk dijual atau diolah kembali, sehingga sampah tidak lagi hanya menjadi beban, melainkan sumber daya yang bermanfaat bagi lingkungan dan ekonomi lokal.

Sebelumnya, permasalahan sampah di Kelurahan Kepolorejo menjadi tantangan terbesar di lingkungan, dengan volume sampah harian yang tinggi dan minimnya fasilitas pengelolaan yang memadai.

Kondisi yang seperti ini mengakibatkan penumpukan sampah di tempat pembuangan sementara ( TPS) ilegal maupun saluran air.

Sejak TPS3R “Ngudi Berkah” diresmikan bulan lalu, perubahan mulai terlihat, yang dulunya menumpuk di sembarang tempat, sekarang sudah mulai tertata.

Aditya Surendra Kepala Kelurahan Kepolorejo menjelaskan bahwa pendekatan 3R ( Mengurangi, menggunakan kembali, dan mendaur ulang) menjadi kunci utama dalam pengelolaan sampah.

” Ini masih belum sepenuhnya beroperasi, baru sebagian sekalian menunggu mesin dari dinas PUPR, setiap hari petugas kami bersama warga aktif melakukan pemilahan sampah dari sumbernya”,ujarnya. Senin(9/12/2025).

Hasil dari pemilahan yang dilakukan, volume sampah yang dibuang ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang. Lingkungan kelurahan kini merasakan manfaatnya, lingkungan menjadi bersih, bebas bau tak sedap, dan resiko pencemaran lingkunganpun menurun.

Ketua KSM Ngudi Berkah Winarto menambahkan Ekonomi warga terangkat selain manfaat ekologis, TPS3R juga memberikan dampak ekonomi yang nyata. Sampah yang memiliki nilai jual akan di pilah, seperti plastik, logam,dan kertas.

” Setelah TPS3R ini beroperasi sepenuhnya kami akan mengolah sampah organik menjadi kompos atau pakan maggot yang hasilnya bisa dijual” ujar Winarto.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Magetan melalui Kabid Cipta Karya Rokhmat Zainuddin, ST.,MT. Menyampaikan setelah dibangunnya TPS3R di Kelurahan Kepolorejo tidak bisa hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun harus dimulai dari kesadaran masyarakat sendiri dengan memilah sampah.

” Program TPS3R bertujuan mengatasi masalah penumpukan sampah di perkotaan maupun pedesaan khususnya di TPA dengan mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan lingkungan” tuturnya.

Diharapkan dengan dibangunnya TPS3R (Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle) bisa menciptakan lingkungan bersih dan sehat, memberdayakan ekonomi masyarakat lokal, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam pengelolaan sampah.(Va)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *