Example floating
Example floating
Sidoarjo

Temui Aksi Mahasiswa, Bupati Sidoarjo Sampaikan Empat Masterplan Pembangunan 2026

×

Temui Aksi Mahasiswa, Bupati Sidoarjo Sampaikan Empat Masterplan Pembangunan 2026

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Sidoarjo sampaikan empati ketika temui aksi mahasiswa.

Republiknews.com,SIDOARJO, 26 Februari 2026 – Bupati Sidoarjo Subandi menyampaikan sejumlah program strategis dalam empat rencana induk (masterplan) pembangunan tahun 2026 saat menemui massa aksi mahasiswa yang digelar di depan Kantor Pemkab Sidoarjo pada Kamis (26/2). Aksi tersebut diadakan oleh PC PMII Sidoarjo dengan tema “Marhaban Ya Melawan”.

Empat sektor prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan meliputi pendidikan, perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan taman atau ruang terbuka hijau, serta pembenahan sistem irigasi dan normalisasi sungai. Semua perencanaan telah disusun berbasis data dan pemetaan kebutuhan hingga tingkat kecamatan bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) pada tahun 2025.

“Terkait masterplan pendidikan, semuanya sudah terdata. Kecamatan mana saja yang masih tertinggal, insyaallah tahun 2026 akan kita bangun sesuai perencanaan bersama ITS. Saya minta ini dikawal. Silakan beraudiensi dengan dinas terkait,” ujar Subandi dalam dialog bersama mahasiswa.

Bupati juga menyampaikan evaluasi di sektor infrastruktur jalan, dimana perbaikan tengah dilakukan di 26 titik dengan pengawasan ketat terhadap kualitas pekerjaan. Pergantian pejabat di Dinas PU PR juga telah dilakukan menyusul temuan proyek jalan yang cepat rusak.

Terkait pembangunan sirkuit balap resmi, Subandi menyebut desain dan perencanaan teknis telah siap dengan target mulai dibangun tahun 2027 dan diselesaikan bertahap selama lima tahun. Fasilitas ini diharapkan dapat menekan praktik balap liar di jalan umum.

Di bidang ketenagakerjaan, Pemkab Sidoarjo mengklaim terus mengintensifkan pelatihan kerja dan mendorong perusahaan memprioritaskan tenaga lokal. Namun, ia mengakui adanya tantangan fiskal akibat berkurangnya transfer anggaran dari pusat sekitar Rp 450 miliar pada tahun 2026.

Ketua PC PMII Sidoarjo, Muhammad Alfien Ananta, menyatakan aksi tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa dalam mengawal kebijakan publik. Mahasiswa juga menyampaikan delapan tuntutan, antara lain terkait prioritas pendidikan, percepatan perbaikan jalan, kebijakan ketenagakerjaan lokal, dan keterbukaan program pemerintah.

“Ini bukan sekadar aksi turun ke jalan, tetapi komitmen moral mahasiswa untuk memastikan kebijakan pemerintah tetap berpihak kepada masyarakat. Kami akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial,” tegas Alfien.

Aksi berlangsung hingga malam hari dengan menegaskan akan terus mengawal realisasi program pemerintah serta memastikan adanya tindak lanjut konkret atas tuntutan yang disampaikan.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *