Republiknews.com,Sidoarjo – SMPN 2 Tanggulangin menggelar kegiatan Outing Class bertema Outdoor Learning (ODL) pada Selasa, 10 Desember 2025.
Kegiatan ini menjadi momen penuh edukasi dan kebersamaan bagi para siswa, dengan tujuan perjalanan Sidoarjo–Batu yang difasilitasi oleh PT Pratama Putra Tour & Travel.
Sejak pukul 05.00 WIB, para peserta telah berkumpul untuk mengikuti breafing, doa bersama, serta pembagian snack.
Suasana antusias terlihat dari ratusan siswa yang kompak mengenakan seragam batik biru dan kerudung warna senada. Mereka melambaikan tangan ceria ketika memasuki bus, menandai dimulainya perjalanan edukatif menuju Kota Batu.
Pada pukul 06.00, rombongan diberangkatkan menuju Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lawang. Setibanya pukul 08.00 WIB, rombongan langsung mengikuti rangkaian edukasi, antara lain: pengolahan hasil tanaman, kunjungan ke smart green house, pengendalian hama penyakit tanaman, hingga praktik membuat pupuk organik. Seluruh siswa tampak aktif mengikuti penjelasan instruktur, sejalan dengan tujuan sekolah untuk menghadirkan pembelajaran langsung di luar kelas.
Sekitar pukul 11.00 WIB, sesi edukasi di BBPP Lawang selesai dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Resto Royal 360. Para siswa menikmati waktu istirahat dan santap siang sebelum kembali melanjutkan agenda.
Pukul 13.00 WIB, rombongan tiba di destinasi utama berikutnya, yaitu Santerra de Laponte, kawasan wisata bertema taman bunga dan miniatur kota bergaya Eropa. Para siswa terlihat sangat antusias berfoto bersama, menikmati wahana, dan mengeksplorasi area wisata yang penuh warna. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 17.00 WIB.
Menjelang petang, perjalanan dilanjutkan ke RM Brawijaya untuk waktu istirahat, salat, makan malam, dan belanja oleh-oleh. Setelah agenda terakhir tersebut selesai, rombongan bertolak kembali ke Sidoarjo dan tiba pada pukul 22.00 WIB.
Kegiatan ODL SMPN 2 Tanggulangin tahun ini berjalan lancar, tertib, dan penuh keceriaan. Selain menambah wawasan siswa, program ini juga memperkuat kebersamaan antar teman, guru, dan pembina. Para siswa pulang dengan pengalaman baru yang tak hanya mendidik, tetapi juga menyenangkan.
Kegiatan outing class seperti ini diharapkan dapat terus menjadi agenda rutin sekolah, sebagai bagian dari pembelajaran kreatif dan kontekstual di luar kelas.
(AHF)




















