Manggarai Timur, Republiknews.com– Proses pembangunan Jembatan wae lampang sepanjang 40 meter dengan tipe rangka Baja B40 telah mencapai 95 persen.
Meskipun sempat terkendala cuaca, namun terus menunjukkan tren positif.
Informasi yang dihimpun oleh media ini dari sumber yang terpercaya mengaku optimis pengerjaan jembatan itu akan rampung pada akhir tahun 2024.
Jembatan wae lampang dibangun untuk memperkuat konektivitas Jalur Jalan Lintas wilayah Elar dan permudah akses transportasi serta mendukung pengembangan kawasan pariwisata.
Jembatan dengan total penanganan sepanjang 40 meter dengan tipe rangka baja B40 ini dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 sebesar 10.8 miliar dan dikerjakan oleh CV. GLADIOL
Hingga saat ini kedua sisi Jembatan wae lampang yang terletak di Desa rana kulan, Kecamatan elar, Kabupaten manggarai timur tersebut telah tersambung.
Pengecoran pada bagian oprit jembatan juga sudah selesai dikerjakan. Setelah itu merampungkan pekerjaan pada bagian bentang dan fast track jembatan.
Jembatan baru wae lampang, dibangun di samping jembatan lama yang rusak beberapa tahun lalu.
Danggi salah satu tukang dalam pengerjaan proyek jembatan wae lampang menyebut, kalau secara struktur pihaknya masih melakukan percepatan-percepatan, namun tetap memperhatikan keselamatan.
“Kami harapkan tidak ada gangguan sehingga pembangunan Jembatan Wae Lampang ini bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya











