Republiknews.com,Pasuruan.
Badan Narkotika Nasional Kabupaten Pasuruan bersama Pemerintah Kabupaten Pasuruan terus menggencarkan upaya pencegahan penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Salah satunya diwujudkan lewat dialog interaktif yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pasuruan di LPPL Radio Suara Pasuruan.Selasa,(6/5/2026).
Dalam talkshow yang disiarkan melalui frekuensi 107 FM dan live streaming tersebut, Kepala BNN Kabupaten Pasuruan, Masduki menegaskan bahwa ancaman narkotika kini menyasar seluruh lapisan usia, mulai anak-anak hingga orang dewasa.
“Kasus narkotika di Kabupaten Pasuruan menyasar semua usia. Karena itu masyarakat harus cerdas dan tidak mudah terpengaruh narkoba jika ingin hidup sehat dan bahagia,” ujarnya.
Menurutnya, berdasarkan hasil penelitian BNN bersama BRIN, penyalahgunaan narkotika terus mengalami peningkatan dan banyak ditemukan pada kelompok usia produktif hingga usia lanjut. Oleh sebab itu, langkah pencegahan terus diperkuat melalui edukasi di lingkungan sekolah mulai tingkat SD hingga SMA.
Ia juga menekankan pentingnya peran keluarga dalam membentuk karakter anak sebagai benteng utama agar tidak mudah terjerumus pada penyalahgunaan narkotika.
“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga. Orang tua harus aktif membangun karakter dan pengawasan terhadap anak,” tambahnya.
Masduki menilai, perang melawan narkoba tidak dapat dilakukan oleh BNN sendirian. Diperlukan kolaborasi seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari peredaran narkotika.
Sementara itu, Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo saat menghadiri pelantikan kelompok Pemuda Anti Narkoba (KOPAN) di Auditorium Mpu Sindok menegaskan bahwa generasi muda memiliki peran strategis dalam memerangi narkoba di Kabupaten Pasuruan.
Menurutnya, keberadaan KOPAN diharapkan mampu menjadi motor penggerak aksi nyata di tengah masyarakat untuk menekan angka penyalahgunaan narkotika.
“Ini menjadi tugas kita bersama untuk memerangi narkoba, khususnya di Kabupaten Pasuruan. Saya berharap anggota KOPAN bisa bergerak aktif membuat program dan aksi nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan berharap sinergi antara pemerintah daerah, BNN, sekolah, keluarga dan para pemuda dapat memperkuat ketahanan sosial masyarakat sekaligus menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkotika.
(AHF)














