Magetan– Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi selanjutnya disingkat P3-TGAI merupakan program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP03A) serta Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA).
Program ini dikerjakan dengan prinsip padat karya tunai, yang bisa memberikan pekerjaan dan pendapatan tambahan kepada petani dan penduduk desa.
Selain itu, juga mendukung kedaulatan pangan nasional dengan meningkatkan efisiensi penggunaan air irigasi dan produktivitas pertanian diwilayah pedesaan.
Perbaikan jaringan irigasi, rehabilitasi jaringan irigasi dan peningkatan jaringan irigasi secara partisipatif tersebut merupakan bagian dari pemberdayaan masyarakat petani secara terencana dan sistematis untuk meningkatkan kinerja pengelolaan jaringan irigasi.
Proses pemberdayaan dimulai dari perencanaan, pelaksanaan konstruksi, pengawasan, dan pengelolaan jaringan irigasi dengan melibatkan peran serta masyarakat sebagai pelaksana kegiatan.
Pejabat(PJ) Kepala desa Getasanyar Melalui Ketua Hippa Getasanyar Purwandi mengatakan
” Kami Kelompok Hippa Secinde menyambut baik program P3 TGAI tahun 2025 ini. Sehingga areal sawah yang ada ditimur desa kami bisa terairi dengan baik.
Sebelumnya petani wilayah tersebut kesulitan dalam irigasi pertaniannya karena salurannya masih berupa tanah jadi air yang mengalir tidak maksimal.
tak lupa kami selaku kelompok Hippa dan masyarakat mengucapkan terima kasih kepada BBWS DAS Solo”.
“Sebelum dibangun saluran yang permanen ini setiap musim hujan sawah disebelah saluran pasti terdampak banjir karena air meluap masuk ke sawah petani.
Dengan pembangunan yang dilaksanakan secara swakelola selama 65 hari ini kami berupaya agar bisa tepat waktu, tepat guna dan tepat mutu. “jelas Purwandi. Jumat,(5/9/2025).
Saluran sepanjang 285 meter yang dan menghabiskan dana sebesar 195 juta yang didanai dari APBN.
Lebih lanjut Purwandi Ketua Hippa Getasanyar menuturkan “Kami berharap kedepan warga desa Getasanyar bisa semakin sejahtera karena selama ini air tidak bisa sampai bawah karena air meresap disaluran yang masih berupa tanah.
Sehingga kedepan diharapkan petani bisa panen setahun 2 sampai 3 kali karena ketersediaan air irigasi yang lebih optimal. “jelas purwandi.
“Selain itu harapan kami semoga Jalan Usaha Tani yang masih berupa makadam bisa juga mendapatkan bantuan agar lebih baik lagi.”pungkasnya. (Va)




















