10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Danrem Bhaskara Jaya Dorong ASN Surabaya Jadi Penggerak Perubahan, Adaptif Tanpa Kehilangan Jati Diri

×

Danrem Bhaskara Jaya Dorong ASN Surabaya Jadi Penggerak Perubahan, Adaptif Tanpa Kehilangan Jati Diri

Sebarkan artikel ini
Foto : Danrem Bhaskara Jaya , Brigjen TNI Kohir mendorong ASN Surabaya menjadi penggerak perubahan.
Foto : Danrem Bhaskara Jaya , Brigjen TNI Kohir mendorong ASN Surabaya menjadi penggerak perubahan.

Surabaya , republiknews.com.– Perubahan tidak selalu datang dalam bentuk yang besar. Kadang ia hadir melalui cara kerja yang lebih cepat, pelayanan yang semakin terbuka, hingga tuntutan masyarakat yang terus berkembang.

Di tengah perubahan itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut bukan hanya mampu mengikuti zaman, tetapi juga menjadi bagian dari mereka yang menggerakkan perubahan.

Semangat tersebut mengemuka dalam seminar ASN Pemerintah Kota Surabaya di Graha Sawunggaling, Jalan Jimerto No. 25-27 Lantai 6, Surabaya, Sabtu (5/9/2026).

Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Kohir hadir sebagai narasumber dalam seminar bertema “Refleksi Diri ASN Pemkot Surabaya untuk Membangun Karakter yang Adaptif, Inovatif dan Berdaya Saing di Era Digital.” Forum tersebut menjadi ruang bagi para ASN untuk melihat perubahan dari sudut pandang yang lebih luas, sekaligus menyadari bahwa peningkatan kualitas diri merupakan bagian dari tanggung jawab dalam memberikan pelayanan publik.

Brigjen TNI Kohir mengatakan, perkembangan teknologi telah membuka peluang yang sangat besar bagi aparatur untuk bekerja lebih efektif dan melahirkan berbagai inovasi. Namun, teknologi hanyalah alat. Nilai dari sebuah inovasi akan terlihat ketika mampu menyelesaikan persoalan dan memberikan kemudahan nyata bagi masyarakat.

Karena itu, ia mendorong ASN untuk memiliki keberanian keluar dari pola kerja yang hanya berorientasi pada rutinitas. Menurutnya, aparatur perlu memiliki rasa ingin tahu, kemauan belajar dan keberanian mencoba cara-cara baru yang lebih efektif, tanpa mengabaikan aturan serta nilai-nilai pengabdian.

“Jangan hanya menjadi orang yang mengikuti perubahan. Jadilah bagian dari orang-orang yang mampu menciptakan perubahan. Tetapi dalam setiap perubahan itu, tetap jaga integritas dan tanggung jawab,” pesan Brigjen TNI Kohir.

Ia juga menempatkan refleksi diri sebagai salah satu kekuatan penting dalam membangun kualitas aparatur. Dengan refleksi, seseorang dapat mengetahui apa yang sudah dilakukan dengan baik dan bagian mana yang masih harus diperbaiki. Sikap tersebut akan melahirkan pribadi yang tidak alergi terhadap evaluasi dan tidak berhenti belajar ketika telah mencapai posisi tertentu.

Di tengah tuntutan masyarakat yang semakin kritis, ASN juga dituntut memiliki kemampuan membangun komunikasi yang baik. Kecepatan pelayanan harus diikuti dengan kemampuan mendengarkan, memahami kebutuhan warga dan memberikan solusi secara bijaksana. Bagi Danrem, kedekatan dengan masyarakat bukan hanya persoalan kehadiran secara fisik, tetapi juga tentang kesediaan untuk memahami persoalan dari sudut pandang mereka.

Semangat menjadi aparatur yang terus berkembang itu pada akhirnya akan memperkuat organisasi. Ketika setiap individu memiliki kemauan belajar, berani berinovasi dan mampu bekerja bersama, perubahan tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan sebagai kesempatan untuk menciptakan pelayanan yang semakin baik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Surabaya Ir. Lilik Arijanto, S.T., M.T., para Asisten, Staf Ahli Wali Kota, para Kepala Perangkat Daerah, Camat dan Lurah. Dalam kegiatan tersebut, Danrem Kohir didampingi Kasiter Kasrem 084/BJ, Letkol Inf Andi Tirtawansyah.

Seminar itu akhirnya membawa satu pesan sederhana namun penting: ASN masa kini bukan hanya dituntut mampu bekerja, tetapi juga mampu bertumbuh. Sebab, ketika aparatur mau membuka diri terhadap perubahan, berani berinovasi dan tetap berpijak pada integritas, teknologi tidak sekadar menjadi alat kerja, melainkan menjadi jalan untuk menghadirkan pemerintahan yang semakin responsif dan pelayanan yang semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat.

(AHF/Penrem 084)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *