Aceh Timur – Pimpinan Daerah Badan Kontak Majelis Taklim (PD-BKMT) Kabupaten Aceh Timur menggelar pertemuan dan pengajian rutin dengan tema “Penguatan Organisasi dan Peningkatan Kapasitas Anggota BKMT”. Kegiatan berlangsung di Aula Dinas Badan Dayah Kabupaten Aceh Timur, Minggu, (24/8/2026).
Pertemuan tersebut diikuti pengurus dan anggota BKMT se-Kabupaten Aceh Timur. Turut hadir Pembina PD-BKMT Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawati Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., serta Ketua PD-BKMT Aceh Timur, Ny. Bd. Erni Handayani T. Zainal, S.Kep.
Ketua PD-BKMT Aceh Timur, Ny. Bd. Erni Handayani T. Zainal, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya meningkatkan kapasitas anggota dalam menjalankan organisasi dan memahami nilai-nilai keagamaan.
“BKMT harus menjadi wadah yang kuat dalam membina umat, khususnya kaum ibu. Dengan penguatan organisasi dan peningkatan kapasitas, kita berharap anggota BKMT semakin aktif, berilmu, dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” Kata Erni Handayani.
Menurut dia, BKMT memiliki posisi strategis dalam memperkuat peran perempuan dalam kehidupan sosial dan keagamaan. Karena itu, kegiatan rutin seperti pengajian dan diskusi organisasi perlu terus dilakukan secara berkelanjutan.
Pembina PD-BKMT Aceh Timur, Ny. Dr. Lismawati Iskandar Al-Farlaky, S.Pd., M.Ag., menekankan pentingnya keberadaan majelis taklim dalam membangun keluarga yang sakinah sekaligus membentuk masyarakat yang berakhlak.
“Melalui pengajian rutin ini mari kita terus menghidupkan majelis ilmu. BKMT harus hadir sebagai penggerak dakwah, pendidikan, dan sosial di Aceh Timur,” Terangnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah agama dan diskusi mengenai program kerja BKMT ke depan. Forum tersebut membahas penguatan organisasi serta peningkatan kontribusi BKMT dalam pembangunan karakter dan kehidupan spiritual masyarakat Aceh Timur.
PD-BKMT Aceh Timur berharap kegiatan serupa dapat terus menjadi ruang konsolidasi bagi pengurus dan anggota untuk memperkuat organisasi sekaligus memperluas peran majelis taklim di tengah masyarakat.
Zainal




















