Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Jawa BaratSukabumi

Banjir Terjang Pasar Pelabuhanratu, Ratusan Rumah Terendam dan Korban Jiwa Berjatuhan

×

Banjir Terjang Pasar Pelabuhanratu, Ratusan Rumah Terendam dan Korban Jiwa Berjatuhan

Sebarkan artikel ini

Sukabumi – Republiknews.com – Bencana banjir kembali melanda wilayah Pelabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hujan deras yang mengguyur selama tiga hari berturut-turut menyebabkan Sungai Cipalabuhan dan Cibelang meluap, merendam permukiman warga, pasar, hingga fasilitas umum.

Dari data yang dihimpun, ratusan rumah terendam banjir dengan beberapa di antaranya mengalami kerusakan parah. Puskesmas Palabuhanratu ikut terdampak, sementara jalan utama menuju kawasan tersebut tergenang, menghambat mobilitas warga dan bantuan.

Kepala BPBD Sukabumi, Asep Darmawan, menyebut bahwa bencana ini menjadi salah satu yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. “Tanggul sungai jebol, air masuk dengan cepat ke permukiman. Saat ini, kami masih berupaya mengevakuasi warga yang terdampak,” ujarnya.

Tragisnya, banjir ini juga merenggut korban jiwa. Seorang warga ditemukan meninggal dunia di sekitar Pasar Pelabuhanratu, sementara di Kampung Ciganas, Desa Margalaksana, Kecamatan Cikakak, seorang ibu dan anaknya dilaporkan terseret arus banjir.

Tim SAR yang dikerahkan akhirnya menemukan keduanya dalam kondisi tidak bernyawa pada Jumat (7/3) pagi.

Selain banjir, longsor juga terjadi di beberapa titik akibat tanah yang jenuh oleh air. Pemerintah daerah bersama relawan terus melakukan evakuasi dan mendirikan posko bantuan bagi warga terdampak.

Warga yang selamat kini dihadapkan pada kondisi sulit. Selain kehilangan tempat tinggal, mereka juga harus berjuang menghadapi kelangkaan air bersih dan bahan makanan.

Beberapa korban mengaku tak sempat menyelamatkan harta benda mereka. “Air datang begitu cepat, kami hanya bisa lari menyelamatkan diri,” kata Ujang, salah satu warga terdampak.

Hingga saat ini, tim gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri masih bekerja keras untuk membersihkan area terdampak dan memastikan tidak ada korban lain yang terjebak dalam reruntuhan atau arus banjir.

Pemerintah daerah mengimbau warga di bantaran sungai agar tetap waspada, mengingat curah hujan masih tinggi dan potensi banjir susulan bisa terjadi kapan saja.

Bantuan logistik terus disalurkan, namun warga berharap adanya langkah lebih serius untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang.
(Budi.AF/Roy)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *