10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Aceh Timur

Bahayakan Pengendara, Jembatan di Gampong Jalan Idi Rayeuk Butuh Perbaikan Mendesak

×

Bahayakan Pengendara, Jembatan di Gampong Jalan Idi Rayeuk Butuh Perbaikan Mendesak

Sebarkan artikel ini

ACEH TIMUR — Republiknews.com – Kondisi jembatan kecil yang berlubang di ruas Jalan Lintas Medan–Banda Aceh, tepatnya di Gampong Jalan, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur, semakin memprihatinkan dan meresahkan ribuan pengendara yang melintas setiap harinya.

Ruas jalan ini merupakan jalur utama yang menghubungkan Banda Aceh dengan kawasan timur Aceh hingga perbatasan Sumatera Utara, sehingga kerusakan yang terjadi memberikan dampak yang sangat luas terhadap kelancaran arus lalu lintas maupun keselamatan masyarakat.

Berdasarkan pantauan langsung di lapangan pada Minggu (1/11/2026), terlihat dengan jelas lubang yang cukup besar dan dalam menganga di bagian badan jembatan tersebut.

Lubang tersebut berada tepat di jalur kendaraan, sehingga pengendara roda dua, penumpang angkutan umum, maupun pengemudi kendaraan barang harus mengerem mendadak, memperlambat laju kendaraan secara tiba-tiba, bahkan berbelok ke lajur yang berlawanan arah hanya untuk menghindari lubang.

Tindakan pengereman mendadak dan perpindahan lajur secara tiba-tiba inilah yang justru memicu risiko kecelakaan lalu lintas yang lebih serius. Tak jarang terjadi antrean kendaraan yang sangat panjang saat kendaraan berukuran besar melintas dengan kecepatan sangat rendah melewati titik tersebut.

Seorang sopir angkutan barang yang telah bertahun-tahun melintasi jalur ini mengaku mengalami kerusakan serius pada kendaraannya akibat terperosok ke dalam lubang di jembatan tersebut.

“Mobil saya sampai patah as gara-gara masuk lubang di jembatan Bukit Pala itu. Kerusakannya lumayan parah dan mengganggu pekerjaan saya beberapa hari ini.

Kalau mobil besar lewat di situ, macet panjang sampai berjam-jam. Sangat berisiko dan membahayakan,” ungkapnya dengan nada kecewa.

Para pengguna jalan memohon kepada Dinas PUPR Provinsi Aceh melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) segera menurunkan tim teknis untuk meninjau sekaligus memperbaiki kerusakan tersebut secara menyeluruh, bukan sekadar menambal sementara.

“Kami ini rutin membayar pajak kendaraan setiap tahun, masa jalan nasional yang menjadi urat nadi transportasi di Aceh dibiarkan rusak begini terus? Kami berharap ada perhatian serius dari pihak berwenang, tolonglah segera diperbaiki dengan kualitas yang baik agar tidak rusak lagi dalam waktu singkat,” harap sopir tersebut.

Warga setempat juga menyampaikan keluhan yang sama. Menurut keterangan warga, titik yang sama sebenarnya sempat mendapat perbaikan pasca bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Namun perbaikan yang dilakukan dinilai tidak maksimal, sehingga saat hujan turun dan arus kendaraan tetap padat, permukaan jalan kembali amblas dan berlubang di titik yang sama persis.

“Sudah ada beberapa pengendara yang terjatuh karena menghindari lubang itu, ada yang terluka hingga harus dibawa ke puskesmas.

Kami khawatir jika dibiarkan terus, suatu saat akan ada korban jiwa yang berjatuhan. Jangan menunggu sampai ada yang tewas baru pemerintah bertindak cepat.

Kami memohon perbaikan permanen sebelum benar-benar terlambat,” ujar seorang warga setempat yang telah menyaksikan langsung berbagai insiden di lokasi tersebut.

Ruas Jalan Lintas Medan–Banda Aceh bukan sekadar jalan biasa, melainkan jalur vital yang dilalui ribuan kendaraan setiap hari, mulai dari kendaraan pribadi, bus penumpang, hingga truk pengangkut kebutuhan pokok masyarakat.

Kerusakan yang berlarut-larut tidak hanya menimbulkan risiko kecelakaan, tetapi juga memperlambat distribusi barang, meningkatkan biaya operasional kendaraan, serta menurunkan kenyamanan dan keamanan masyarakat saat bepergian.

Hingga berita ini diturunkan, masyarakat dan para pengguna jalan terus berharap instansi terkait segera menindaklanjuti laporan ini dengan langkah konkret.

Perbaikan yang cepat dan tepat diharapkan dapat mengembalikan rasa aman sekaligus kelancaran transportasi di jalur strategis ini bagi seluruh masyarakat Aceh maupun pengunjung dari luar daerah.

( USMAN )

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *