Ruang Iklan
Aceh Timur

Anggota DPRK Aceh Timur Aftahurriza Dekda Mengecam keras Oknum Pamtup Bupati Cekik Ketua Komisi 5 DPRK Aceh Timur

×

Anggota DPRK Aceh Timur Aftahurriza Dekda Mengecam keras Oknum Pamtup Bupati Cekik Ketua Komisi 5 DPRK Aceh Timur

Sebarkan artikel ini

Aceh Timur -Ketua Komisi 5 DPRK Aceh Timur, Sayed Fareza Azmi mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari salah seorang Pantup Bupati Aceh Timur berinisial RS yakni salah seorang oknum anggota Brimob.

Kronologi kejadian, Sayed selaku Ketua Komisi 5 DPRK Aceh Timur dari fraksi partai Aceh kepada media ini mengatakan bahwa kejadian tersebut bermula saat ia bersama rekannya mendatangi pendopo Bupati.

Lanjutnya juga mengatakan bahwa kedatangan kami ke pendopo Bupati karena sudah berkoordinasi dengan bupati langsung,

” Namun setibanya di pendopo dan kami menunggu beberapa menit lalu saya masuk untuk melihat keruang tamu, Apakah ada tamu lainnya,” ujar Sayed usai membuat laporan ke SPKT polres Aceh Timur.Senin (6/7/2026).

Masih lanjutnya, tidak lama berselang salah seorang oknum anggota Pantup Bupati Aceh Timur yang di ketahui salah seorang oknum anggota Brimob menugurnya.

“jangan ngintip dan jangan berdiri di pintu, kalau mau masuk, masuk, jika tidak keluar saja dan dari mana kamu, lalu saya menjawab apakah tidak bisa menegur dengan kata-kata yang baik, saya anggota DPRK Aceh Timur.”ujar Sayed

Merasa seperti tidak terima dengan kata-kata Sayed,  oknum Pantup tersebut langsung menjumpai seraya berkata,”kau tidak senang ayo kita berkelahi,” ujar Sayed meniru ucapan oknum tersebut.

Dengan nada menantang, Sayed menerima tantangan itu dan langsung di cekik oleh oknum Pantup tersebut kemudian di lerai orang sekitar pendopo.

“Saya sebagai ketua komisi 5 DPRK Aceh Timur dari fraksi partai Aceh dan juga bupati sendiri dari fraksi partai Aceh, telah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari oknum Pantup Bupati, maka dengan hal ini kami membuat laporan ke polres Aceh Timur untuk di proses lebih lanjut.”pungkas Saed.

Sementara itu, Ketua DPRK Aceh Timur Musaitir mengecam keras aksi arogan oknum Pantup Bupati Aceh Timur,”kami meminta agar oknum tersebut dapat di berhentikan sebagai Pantup.

Kami banyak mendengar aksi oknum Pantup tersebut seperti semena-mena terhadap orang yang terkadang  mau menjumpai Bupati.

Bupati Aceh Timur sendiri orang yang di usung dari partai Aceh dan hari ini ketua komisi 5 DPRK Aceh Timur dari fraksi partai Aceh telah mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan dari oknum Pantup tersebut, jadi kita meminta agar Pantup tersebut segera di non aktifkan.”pungkas Musaitir.

Usai melakukan laporan ke SPKT polres Aceh Timur, sejumlah anggota DPRK Aceh Timur dari fraksi partai Aceh langsung menuju ke RS Zubir Mahmud untuk melakukan visum.

Aftahurriza Dekda mengatakan ” saya mengecam keras dugaan tindak kekerasan dan arogan mencekik ketua komisi V DPRK Aceh Timur Said Fahrezi Azmi oleh oknum Pamtup Bupati Aceh Timur.”

Dikatakan, apabila dugaan tersebut terbukti maka  DPRK Aceh timur akan menempuh jalur hukum,  dikarenakan perbuatan tersebut berpotensi melanggar ketentuan hukum pidana, dan dapat menciderai etika profesi serta bertentangan prinsip bersamaan dihadapan hukum sebagaimana yang di atur dalam pasal 27 ayat (1) UUD 1945, bahwa setiap warga negara memilki kedudukan yang sama di hadapan hukum.

“Saya mengharapkan agar perkara ini di proses secara profesional oleh Polres Aceh Timur.”

Ia menegaskan, apabila oknum tersebut merupakan anggota Polri, maka dugaan pelanggaran etika dan penyalah gunaan wewenang, maka patut di laporkan ke PROPAM polri agar dapat di lakukan pemeriksaan sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, tugas aparat adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat, bukanlah menunjukan sikap arogan ataupun melakukan tindak kekerasan.

Jika terhadap DPRK saja muncul dugaan perlakuan seperti ini, maka hal tersebut patut menjadi perhatian serius demi mejaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

” Karena tidak boleh seorangpun yang kebal hukum,  Hukum harus di tegakan secara.adil, tegas, profesional dan tanpa ada intervensi.” Tutup Atahurriza.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *