Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Manggarai

Proyek Pembangunan Jembatan Wae Lampang Tuai Sorotan

×

Proyek Pembangunan Jembatan Wae Lampang Tuai Sorotan

Sebarkan artikel ini
Keterangan foto: Jembatan Wae Lampang, di desa rana kulan, kecamatan elar, kabupaten manggarai timur, prov NTT, segera bisa digunakan. Jembatan itu sudah 95 persen selesai dikerjakan.

Manggarai Timur,Republiknews.com – Proyek pembangunan Jembatan Wae Lampang di Desa Rana kulan, kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), belakangan ini kerap menjadi sorotan, dikarenakan adanya keterlibatan pihak-pihak tertentu yang diduga memiliki hubungan keluarga dengan pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam proyek tersebut.

Dari data yang berhasil dihimpun media ini, proyek tersebut dikerjakan oleh CV Gladiol, yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2023 (sumber: Layanan Pengadaan Secara Elektronik).

Merespon persoalan tersebut, Pada senin, 7 Oktober 2024, sekitar pukul 15.00 media ini mencoba mengkonfirmasi Wilibrodus A. Putra selaku PPK dalam proyek tersebut.

Penjelasan Wilibrodus A. Putra, PPK
Dalam penjelasannya, Wilibrodus A. Putra tidak membantah bahwa Jefrianus terlibat dalam proyek ini. Namun, ia menyebutkan bahwa hubungannya dengan Jefrianus kontraktor murni profesional dalam kapasitasnya sebagai PPK.

” Saya dan Jefrianus terlibat dalam proyek ini murni sebagai saya selaku PPK dan Jefrianus sebagai kontraktor” Ujarnya.

Wilibrodus juga dengan tegas menyampaikan bahwa kemenangan CV Gladiol dalam tender bukan karena hubungan keluarga, melainkan hasil dari proses tender yang berjalan secara formal.

Warga senang, jembatan Wae Lampang di Manggarai Timur, bertahun-tahun rusak akhirnya diperbaiki

Ditengah banyaknya sorotan terkait pembangunan jembatan wae lampang, warga yang sering melintasi jembatan tersebut merasa senang, karena jembatan yang Dulu Bahaya Kini Jadi Bagus

Ridwan salah satu warga yang sering melintasi jembatan tersebut kepada media ini juga pada (7/10) menjelaskan, selama jembatan mengalami kerusakan, warga di daerah ini sangat kesulitan beraktivitas.

Mereka juga kerap dibayangi rasa takut, apalagi jembatan ini satu-satunya jembatan yang bisa mereka lalui.

“Selama jembatan rusak kita sangat kesulitan. Susah segalanya. Paling parah jika ada orang sakit. Kami juga ketakutan membayangkan anak-anak yang setiap hari melewati jembatan ini, ” Jelasnya

Ungkapan bahagia juga disampaikan salah satu warga, Mutmainnah. Ia mengaku sebentar lagi kami bisa dengan tenang melewati jembatan ini, tanpa perlu merasa takut lantaran sebelumnya hanya menggunakan papan itupun banyak yang sudah roboh.

“Senang jembatannya sudah bagus, kami juga bisa lebih tenang, tidak takut lagi, tidak seperti dulu mesti harus hati-hati,” aku Mutmainah.

Untuk diketahui, perbaikan jembatan wae lampang ini dikerjakan secara menyeluruh yang sebelumnya sempat mengalami kerusakan di beberapa bagian.

(nestor madi)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *