10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
10 Agustus 2026. DPRD SIDOARJO
Banner Cukai Rokok Ilegal
Banner Cukai Rokok Ilegal
Sidoarjo

Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Perkuat Peran Perempuan Lewat Dakwah dan Karya

×

Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Perkuat Peran Perempuan Lewat Dakwah dan Karya

Sebarkan artikel ini
Foto : Bupati Subandi mengajak Fatayat NU perkuat peran perempuan lewat dakwah dan karya.
Foto : Bupati Subandi mengajak Fatayat NU perkuat peran perempuan lewat dakwah dan karya.

SIDOARJO, republiknews.com.–— Bupati Sidoarjo, Subandi, mengajak Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) untuk terus memperkuat peran perempuan melalui dakwah, pemberdayaan, serta berbagai karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Peran perempuan dinilai memiliki arti penting dalam membentuk generasi yang mandiri sekaligus mendukung kemajuan pembangunan Kabupaten Sidoarjo.

Ajakan tersebut disampaikan Subandi saat memberikan sambutan dalam kegiatan Senada (Sehat Nada Dakwah) Fest yang digelar di Ciplaz Sidoarjo, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta mendorong perempuan agar terus berkontribusi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Subandi menegaskan bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam membangun keluarga dan masyarakat. Melalui organisasi seperti Fatayat NU, perempuan diharapkan mampu mengembangkan potensi diri, meningkatkan kapasitas, serta melahirkan berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya.

Menurutnya, dakwah tidak hanya diwujudkan melalui penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

Semangat keagamaan perlu berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat ekonomi keluarga, dan membangun kepedulian sosial.

Subandi juga menyampaikan bahwa shalawat bukan sekadar ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Lebih dari itu, shalawat dapat menjadi penyejuk hati sekaligus penguat nilai spiritual bagi umat Islam dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

“Semangat tersebut diharapkan menjadi landasan bagi Fatayat NU untuk terus bergerak bersama, mengembangkan potensi perempuan, dan melahirkan karya yang memberikan manfaat yang nyata,” ujar Subandi.

Mengusung tema “Bergerak dalam Irama, Bershalawat dengan Cinta, Berkarya untuk Fatayat NU”, Senada Fest menjadi ruang bagi perempuan untuk memperkuat persaudaraan, menjaga semangat kebersamaan, dan menumbuhkan motivasi untuk berkarya.

Tema tersebut juga menekankan pentingnya menyelaraskan nilai-nilai keagamaan dengan aktivitas produktif yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Dengan demikian, kegiatan keagamaan tidak hanya menjadi sarana memperkuat spiritualitas, tetapi juga dapat mendorong tumbuhnya kepedulian dan partisipasi sosial.

Bupati Subandi menambahkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang mandiri. Karena itu, nilai kebersamaan dan ajaran agama perlu diterapkan melalui berbagai kegiatan konkret, mulai dari pendidikan, pemberdayaan ekonomi, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan.

Menurutnya, keluarga yang kuat dan masyarakat yang berdaya membutuhkan keterlibatan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh sebab itu, organisasi perempuan diharapkan terus menjadi wadah untuk mengembangkan kemampuan anggota sekaligus memperluas kontribusi positif di tengah masyarakat.

Lebih lanjut, Subandi menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi kemasyarakatan seperti Fatayat NU, sangat diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang lebih luas.

Fatayat NU dinilai memiliki peran strategis dalam menggerakkan perempuan hingga ke lingkungan keluarga dan masyarakat. Melalui kegiatan organisasi, para anggotanya diharapkan mampu memperkuat solidaritas, meningkatkan kepedulian terhadap persoalan sosial, serta berpartisipasi dalam mendorong kemajuan daerah.

“Kegiatan seperti Senada Fest ini membangkitkan energi positif untuk terus mempererat kebersamaan. Mari kita bergerak selaras dengan perkembangan zaman, menjaga keharmonisan, dan melahirkan karya terbaik untuk kemajuan Sidoarjo,” ajak Subandi.

Melalui kegiatan Senada Fest, semangat dakwah, shalawat, dan berkarya diharapkan dapat terus tumbuh di kalangan perempuan. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan menjadi salah satu unsur penting dalam memperkuat pemberdayaan perempuan serta mendukung pembangunan Kabupaten Sidoarjo yang lebih maju dan sejahtera.

(AHF/KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *