SIDOARJO , republiknews.com.– Suasana meriah dan penuh antusiasme warga mewarnai Desa Kalidawir, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.
Dalam rangka menyemarakkan momentum perayaan kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat Desa Kalidawir menggelar karnaval yang dipadukan dengan pertunjukan sound horeg dengan melibatkan sebanyak 13 truk sound system.
Kegiatan tersebut menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat. Sejak sebelum rombongan karnaval bergerak, warga dari berbagai kalangan mulai memadati sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur kegiatan.
Anak-anak, remaja, orang tua hingga kelompok masyarakat tampak antusias menyaksikan kemeriahan yang berlangsung.
Dentuman musik dari perangkat sound system berukuran besar terdengar menggema di sepanjang jalur karnaval.
Kehadiran 13 truk sound horeg menjadi salah satu daya tarik utama karena kendaraan tersebut bergerak bersama iring-iringan peserta yang menampilkan berbagai kreativitas.
Karnaval Jadi Wadah Kreativitas Warga
Karnaval Desa Kalidawir tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menunjukkan kreativitas dan kekompakan.
Peserta menampilkan berbagai kostum, dekorasi kendaraan, serta atraksi yang telah dipersiapkan untuk menghibur masyarakat.
Warga yang menyaksikan dari tepi jalan terlihat menikmati setiap rombongan yang melintas.
Tidak sedikit pula masyarakat yang mengabadikan suasana menggunakan telepon seluler untuk kemudian dibagikan melalui media sosial.
Kades Kalidawir, Maksun, S.P., mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan masyarakat.
Menurutnya, kemeriahan perayaan kemerdekaan bukan hanya mengenai hiburan, tetapi juga bagaimana seluruh warga dapat terlibat dalam menciptakan suasana guyub dan rukun di lingkungan desa.
“Yang paling penting adalah kebersamaan masyarakat. Kegiatan seperti karnaval ini menjadi kesempatan bagi warga untuk berkumpul, bersilaturahmi dan menunjukkan kreativitas dalam menyambut momentum kemerdekaan,” ujar Maksun.
Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam suksesnya kegiatan.
Mulai dari peserta, panitia, pemerintah desa hingga warga yang menyaksikan, semuanya memiliki peran dalam menciptakan suasana perayaan yang meriah.
13 Truk Sound Horeg Jadi Perhatian
Keberadaan 13 truk sound horeg menjadi salah satu pusat perhatian selama berlangsungnya karnaval.
Perangkat pengeras suara berdaya besar yang berada di atas kendaraan membuat rombongan mudah dikenali ketika melintas di tengah masyarakat.
Fenomena sound horeg sendiri dalam beberapa tahun terakhir semakin dikenal sebagai salah satu bentuk hiburan masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur.
Sound system berukuran besar kerap hadir dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk karnaval, perayaan desa dan kegiatan hiburan lainnya.
Namun, kemeriahan penggunaan sound system berdaya besar juga membutuhkan tanggung jawab bersama.
Pengelola kegiatan diharapkan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku, waktu pelaksanaan, kondisi lingkungan serta keamanan masyarakat.
Hal tersebut penting agar kegiatan hiburan dapat berjalan dengan tertib tanpa mengurangi kenyamanan warga maupun mengganggu pengguna jalan.
Ketua BPD: Kebersamaan Harus Dipertahankan
Sementara itu, Ketua BPD Desa Kalidawir, Imam Safii, menyampaikan bahwa kegiatan masyarakat seperti karnaval dapat menjadi sarana untuk menjaga kebersamaan dan gotong royong.
Menurut Imam Safii, kemeriahan yang ditampilkan warga merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam menyambut momentum kemerdekaan.
Semangat tersebut perlu dipertahankan agar kegiatan desa tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antarwarga.
“Semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat harus terus dijaga. Karnaval ini menunjukkan bahwa warga bisa berkumpul dan bersama-sama menciptakan suasana yang meriah,” kata Imam Safii.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat menjadi hiburan yang positif bagi masyarakat serta tetap mengedepankan ketertiban dan keselamatan.
Warga Tumpah Ruah di Sepanjang Jalur
Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya warga yang berada di sepanjang jalur karnaval. Sejumlah keluarga bahkan datang bersama anak-anak untuk menyaksikan iring-iringan peserta.
Bagi masyarakat, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk sejenak melepas kepenatan dari aktivitas sehari-hari.
Warga dapat berkumpul bersama tetangga, bercengkerama dan menikmati hiburan dalam suasana yang penuh kegembiraan.
Kehadiran berbagai kelompok masyarakat juga memperlihatkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi ruang bersama tanpa membedakan usia maupun latar belakang.
Keselamatan Tetap Menjadi Prioritas
Di tengah kemeriahan karnaval dan sound horeg, aspek keselamatan tetap menjadi perhatian penting.
Banyaknya warga yang berkumpul di sepanjang jalan membutuhkan pengaturan agar tidak terjadi kepadatan yang berpotensi membahayakan masyarakat.
Peserta karnaval maupun pengemudi kendaraan pengangkut sound system diharapkan selalu memperhatikan kondisi jalan dan lingkungan sekitar.
Demikian pula masyarakat yang menyaksikan diimbau menjaga jarak aman dari kendaraan yang sedang bergerak.
Kebersihan juga menjadi bagian yang tidak kalah penting. Setelah kegiatan selesai, seluruh pihak diharapkan ikut menjaga kebersihan jalur yang digunakan sehingga suasana desa tetap nyaman.
Momentum Memperkuat Persatuan
Karnaval dan pertunjukan sound horeg dengan 13 truk di Desa Kalidawir pada akhirnya bukan sekadar menghadirkan hiburan.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi gambaran semangat masyarakat dalam menyambut momentum kemerdekaan sekaligus mempererat hubungan sosial.
Kreativitas warga, dukungan pemerintah desa, peran BPD, panitia serta antusiasme masyarakat menjadi satu kesatuan yang membuat kegiatan berlangsung semarak.
Semangat kemerdekaan diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan acara, tetapi terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui gotong royong, kepedulian terhadap lingkungan, menjaga kerukunan serta menciptakan suasana desa yang aman dan nyaman.
Dengan semangat kebersamaan tersebut, Desa Kalidawir menunjukkan bahwa perayaan kemerdekaan dapat menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus memberikan ruang bagi warga untuk berekspresi secara kreatif dan positif.
(AHF)




















