1 Mei 2026
Head LineJakartaOpini

Mahasiswa Turun ke Jalan: Hentikan MBG dan KDMP, Bukan Sekadar Evaluasi

×

Mahasiswa Turun ke Jalan: Hentikan MBG dan KDMP, Bukan Sekadar Evaluasi

Sebarkan artikel ini

Jakarta — republiknews.com – 12/6/2026 Ribuan mahasiswa turun ke jalan membawa pesan yang sulit disalahartikan. Mereka tidak meminta kajian tambahan. Tidak meminta tim evaluasi. Tidak meminta rapat koordinasi.

Mereka meminta penghentian.

Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan banyak masyarakat, mahasiswa menilai pemerintah justru semakin gemar meluncurkan program-program raksasa yang menghabiskan anggaran negara dalam jumlah fantastis.

Lima tuntutan mereka disampaikan dengan jelas:
1. Hentikan pemborosan APBN.
2. Turunkan harga kebutuhan pokok.
3. Turunkan harga BBM.
4. Hentikan program MBG dan KDMP.
5. Hentikan militerisasi di ranah sipil.

Tuntutan keempat menjadi salah satu sorotan utama. Mahasiswa secara terbuka meminta pemerintah menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Bagi mahasiswa, persoalannya sederhana. Ketika rakyat masih dipaksa berhemat untuk membeli beras, minyak goreng, dan kebutuhan sehari-hari, negara justru terlihat memiliki dana tanpa batas untuk membiayai program-program baru.

Pertanyaan yang mereka ajukan terdengar mengganggu, tetapi sulit diabaikan:
Jika anggaran negara begitu besar, mengapa kehidupan rakyat tidak terasa semakin ringan?

Jika program-program itu benar-benar untuk rakyat, mengapa yang paling sering diminta rakyat justru harga kebutuhan yang lebih murah?

Pemerintah berkali-kali menyebut program tersebut sebagai investasi masa depan. Masalahnya, rakyat hidup di masa sekarang.
Tagihan dibayar sekarang.
Belanja dapur dilakukan sekarang.
Biaya sekolah dibutuhkan sekarang.

Masa depan memang penting. Tetapi bagi banyak keluarga, bertahan sampai akhir bulan jauh lebih mendesak.

Ironi terbesar mungkin terletak di sini.

Negara semakin kaya program.
Tetapi rakyat masih sibuk menghitung pengeluaran yang membengkak.

Negara semakin banyak meluncurkan proyek. Tetapi masyarakat semakin tercekik.

Negara berbicara tentang visi jangka panjang. Sementara rakyat masih bergulat dengan kebutuhan jangka pendek.

Aksi mahasiswa hari ini pada dasarnya bukan hanya tentang MBG atau KDMP.

Ini adalah peringatan bahwa di balik angka-angka APBN yang terlihat megah, masih ada pertanyaan sederhana yang belum terjawab:

Apakah uang negara benar-benar sedang menyelesaikan masalah rakyat, atau hanya sedang membiayai ambisi negara?

Dan selama pertanyaan itu belum dijawab dengan hasil yang bisa dirasakan masyarakat, demonstrasi mungkin tidak akan selesai hari ini.
(Budi AF)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *