Republiknews.com,SIDOARJO – Upaya memperkuat perekonomian daerah melalui sinergi lintas sektor terus digencarkan. Salah satunya melalui kegiatan Halal Bihalal yang digelar oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Sidoarjo, Rabu (15/4/2026), di Fave Hotel Sidoarjo. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam membangun kolaborasi antara pelaku usaha muda dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo.
Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sidoarjo, Mimik Idayana, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pengusaha muda dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Mengusung tema “Reconnect and Grow: From Silaturahmi to Synergy”, kegiatan ini dinilai sangat relevan dengan kondisi saat ini, di mana kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi tantangan ekonomi.
Menurut Mimik, kegiatan seperti Halal Bihalal tidak hanya sekadar ajang silaturahmi, namun juga menjadi ruang diskusi strategis yang mampu melahirkan peluang-peluang usaha baru. Ia menilai bahwa interaksi yang terbangun dalam forum informal seperti ini dapat berkembang menjadi kerja sama konkret yang berdampak luas bagi masyarakat.
“Silaturahmi ini harus menjadi awal dari kolaborasi yang lebih besar. Dengan saling mengenal dan bertukar gagasan, akan muncul peluang usaha yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran pengusaha muda sangat vital dalam pembangunan ekonomi. Energi, kreativitas, serta inovasi yang dimiliki generasi muda dinilai mampu menciptakan lapangan kerja baru sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Sidoarjo.
“Tingginya angka pengangguran merupakan tantangan bersama. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi nyata antara pemerintah dan pelaku usaha untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif,” tambahnya.
Mimik juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya berhenti pada seremoni semata, melainkan mampu melahirkan ide-ide inovatif, memperluas jaringan bisnis, serta membangkitkan semangat baru bagi para pengusaha muda.
Sementara itu, Ketua DPC HIPMI Sidoarjo, Zakaria Dimas Pratama, menyampaikan bahwa kegiatan Halal Bihalal ini menjadi bagian dari upaya organisasi dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang kuat di Sidoarjo.
Ia menegaskan bahwa HIPMI memiliki visi besar untuk menjadikan Kabupaten Sidoarjo sebagai episentrum penggerak ekonomi berbasis generasi muda. Dengan jumlah anggota mencapai ratusan pengusaha muda, HIPMI berperan sebagai wadah pembinaan sekaligus pengembangan usaha.
“Kami memiliki mimpi besar agar Sidoarjo menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang digerakkan oleh anak-anak muda. HIPMI hadir sebagai platform untuk membina, mengembangkan, dan menghubungkan para pengusaha muda,” ungkapnya.
Zakaria juga mengibaratkan HIPMI sebagai “kawah candradimuka” bagi para pengusaha muda. Di dalamnya, anggota tidak hanya mendapatkan pembinaan, tetapi juga kesempatan untuk memperluas jaringan, berkolaborasi, serta mengembangkan bisnis secara berkelanjutan.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara HIPMI dan pemerintah menjadi faktor penting dalam menciptakan iklim usaha yang sehat dan kompetitif. Dengan dukungan kebijakan yang tepat serta kolaborasi yang erat, diharapkan akan lahir lebih banyak usaha baru yang mampu menyerap tenaga kerja.
“Kami berharap kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo terus terjalin dengan baik ke depan. Dengan begitu, akan muncul lebih banyak pelaku usaha baru yang berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, HIPMI Sidoarjo menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Sinergi antara pengusaha muda dan pemerintah diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menciptakan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat daya saing ekonomi Kabupaten Sidoarjo di masa mendatang.
(AHF/Ko




















