Example floating
Example floating
1 Mei 2026
Sidoarjo

Sidoarjo Masuk 10 Terbaik Nasional dalam Pengelolaan Sampah, Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih

×

Sidoarjo Masuk 10 Terbaik Nasional dalam Pengelolaan Sampah, Raih Sertifikat Menuju Kota Bersih

Sebarkan artikel ini

Republiknews.com,SIDOARJO – Prestasi membanggakan kembali diraih Kabupaten Sidoarjo dalam bidang pengelolaan lingkungan. Dari total 514 kabupaten/kota se-Indonesia, Sidoarjo berhasil masuk dalam 35 daerah penerima Sertifikat Menuju Kota Bersih Tahun 2025, bahkan menempati posisi 10 besar nasional.

Penghargaan tersebut diberikan oleh Kementerian Lingkungan Hidup berdasarkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 1048 Tahun 2026 tentang Penilaian Kinerja Pengelolaan Sampah Kabupaten/Kota Tahun 2025.

Plakat penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah Tahun 2026 yang digelar di Jakarta, Rabu (25/2).

Dalam keterangannya, Hanif Faisol menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara menyeluruh terhadap kinerja pengelolaan sampah di daerah. Penilaian tidak hanya berfokus pada tampilan kota, tetapi juga mencakup kondisi pengelolaan di lapangan seperti tempat pembuangan akhir, sungai, serta sistem pengolahan sampah di tingkat bawah.

“Penilaian dilakukan secara komprehensif. Kami melihat langsung bagaimana tata kelola sampah dijalankan, bukan hanya dari sisi tampilan kota,” ujarnya.

Adapun kriteria penilaian meliputi aspek anggaran dan kebijakan, ketersediaan sumber daya manusia dan fasilitas pengelolaan sampah, serta capaian kinerja pengurangan dan penanganan sampah.

Tahun 2025 terdapat sejumlah perubahan indikator, di antaranya porsi anggaran pengelolaan sampah minimal tiga persen dari total APBD menjadi komponen dengan bobot besar dalam penilaian.

Secara nasional, hasil penilaian terbagi dalam beberapa kategori, yakni Adipura Kencana, Adipura, Sertifikat Menuju Kota Bersih, Kabupaten/Kota dalam Pembinaan, dan Kabupaten/Kota dalam Pengawasan. Namun, pada tahun ini belum ada daerah yang meraih predikat Adipura maupun Adipura Kencana. Predikat tertinggi yang diberikan baru sebatas Sertifikat Menuju Kota Bersih kepada 35 daerah terbaik.

Penghargaan tersebut juga selaras dengan penguatan program kebersihan daerah yang mendukung Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Bupati Sidoarjo, Subandi, menyampaikan rasa bangganya atas capaian tersebut. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan lingkungan, termasuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah sejak dari sumbernya.

“Upaya ini membutuhkan peran bersama agar konsisten menjaga lingkungan tetap bersih dan asri,” ujarnya.

Subandi juga menekankan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berfokus pada penanganan di hilir, tetapi juga penguatan edukasi pemilahan sampah, pengurangan limbah rumah tangga, serta pemanfaatan kembali material yang masih memiliki nilai guna.

Berbagai program partisipatif masyarakat seperti kegiatan Jumat Bersih terus digalakkan sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kebersihan lingkungan.

Dengan capaian tersebut, Kabupaten Sidoarjo diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kebersihan serta kesehatan lingkungan.

 

(AHF /KominfoSidoarjo)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *