Republiknews.com,SIDOARJO – Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, memimpin kegiatan penanaman pohon pucuk merah bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, Jumat (26/6/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di Taman ASEAN Pagerwojo tersebut menjadi bagian dari upaya penghijauan dan peningkatan kualitas lingkungan di Kabupaten Sidoarjo.
Dalam kegiatan tersebut, Wabup Mimik didampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), Dinas Kesehatan, serta Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Sidoarjo. Penanaman dilakukan secara serentak di 12 lokasi taman yang telah ditentukan dengan total sebanyak 1.300 pohon pucuk merah. Seluruh ASN Pemkab Sidoarjo juga turut ambil bagian dalam gerakan penghijauan tersebut.
Menurut Mimik Idayana, program penanaman pohon ini diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan menciptakan suasana yang lebih hijau, sejuk, serta nyaman bagi masyarakat Sidoarjo dalam waktu satu tahun ke depan.
“Kami berharap inisiatif penanaman pohon yang dilaksanakan bulan ini akan memberikan dampak positif yang signifikan bagi Sidoarjo. Kami optimistis Sidoarjo akan menjadi lebih asri, lebih baik, dan lebih sejuk karena setiap ASN diwajibkan menanam satu pohon pucuk merah di lokasi yang telah ditentukan,” ujarnya.
Selain mengikuti kegiatan penanaman pohon, Wabup Mimik juga menyempatkan diri meninjau kondisi Taman Tara yang berada tidak jauh dari Taman ASEAN.
Dalam kunjungan tersebut, ia berinteraksi langsung dengan masyarakat yang tengah menikmati suasana taman sekaligus melihat berbagai fasilitas yang tersedia.
Menurutnya, keberadaan Taman Tara yang berada di pusat Kota Sidoarjo memiliki potensi besar sebagai ruang publik sekaligus destinasi rekreasi gratis bagi masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan pengembangan fasilitas agar taman semakin menarik dan nyaman dikunjungi oleh berbagai kalangan.
“Taman ini berada di pusat kota sehingga memiliki potensi besar untuk menarik masyarakat datang, bersantai, dan menikmati rekreasi gratis. Akan sangat baik jika ke depan ditambahkan fasilitas-fasilitas yang lebih memadai guna meningkatkan daya tarik taman bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Mimik meminta DLHK untuk menghadirkan berbagai inovasi baru di taman-taman publik milik Pemkab Sidoarjo. Salah satunya dengan menambah spot foto yang menarik sehingga taman tidak hanya menjadi tempat bermain anak-anak, tetapi juga menjadi lokasi favorit bagi remaja dan keluarga.
Ia menilai peningkatan fasilitas dan penataan kawasan taman perlu terus dilakukan agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan ruang terbuka hijau untuk beraktivitas. Dengan demikian, minat warga untuk mengunjungi taman-taman di Sidoarjo akan semakin meningkat dan tidak hanya terpusat di kawasan alun-alun kota.
Wabup Mimik juga menekankan pentingnya perbaikan dan pembaruan fasilitas yang mulai mengalami kerusakan. Menurutnya, kenyamanan pengunjung harus menjadi prioritas utama dalam pengelolaan ruang publik.
“Desain yang lebih menarik serta perbaikan fasilitas yang rusak perlu dilakukan agar masyarakat merasa nyaman. Dengan begitu, warga Sidoarjo dapat bersantai bersama keluarga tanpa harus mencari destinasi rekreasi di luar daerah,” ungkapnya.
Melalui gerakan penghijauan dan pengembangan taman kota ini, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berharap mampu menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan ramah bagi seluruh masyarakat. Selain memperkuat fungsi ekologis, taman-taman kota juga diharapkan menjadi pusat aktivitas sosial, rekreasi, dan edukasi yang dapat meningkatkan kualitas hidup warga.
“Apabila kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi di Sidoarjo, maka masyarakat tidak akan mencari destinasi wisata lain dan akan semakin mencintai Sidoarjo,” pungkas Mimik Idayana.
(AHF/KominfoSidoarjo)


















